SuaraKaltim.id - Kerajaan Kutai Kartanegara merupakan kerajaan bercorak hindu yang berdiri di daerah Tepian Batu atau Kutai Lama pada 1300 Masehi. Kerajaan ini berbeda dengan Kerajaan Kutai Martapura yang sudah ada sejak abad ke-4 Masehi.
Namun, kerajaan ini kemudian mendapat pengaruh Islam dan menjadi Kesultanan pada tahun 1575 di bawah kepemimpinan Aji Raja Mahkota Mulia Alam.
Kemudian kerajaan ini berhasil menaklukkan Kerajaan Kutai Martapura yang kala itu diperintah oleh Maharaja Dharma Setia pada 1635.
Sejak saat itu, raja Pangeran Sinum Panji Mendapa yang berkuasa mengubah nama kerajaannya menjadi Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura.
Sementara, ada dua versi silsilah raja-raja Kutai Kertanegara dan masa pemerintahannya yakni dari catatan Drs. H. Ahmad Dahlan dan catatan Memori Kutai yang dimuat oleh Kementerian Penerangan RI tahun 1953 dalam buku Provinsi Kalimantan.
Versi Drs. H. Ahmad Dahlan
1. Aji Batara Agung Dewa Sakti 380-1410
2. Aji Batara Agung Paduka Nira 1410-1450
3. Maharaja Sultan 450-1474
4. Raja Mandarsyah 1474-1525
5. Pangeran Tumenggung Baya-baya 525-1575
6. Raja Makota 1575-1610
7. Aji di Langgar 1610-1635
8. Pangeran Sinum Paitji Mendapa ing Martapura 635-1650
9. Pangeran Dipati Agung ing Martapura 1650-1665
10. Pangeran Dipati Maja Kusuma ing Martapura 1665-1701
11. Aji Ragi gelar Ratu Agung 1701-1715
12. Pangeran Dipati Tua ing Martapura 1715-1745
13. Pangeran Anum Paitji Mendapa ing Martapura 1745-1755
14. Sultan Aji Muhammad Idris 1755-1778
15. SultanAji Muhammad Aliyeddin 1778-1780
16. Sultan Aji Muhammad Muslihuddin 1780-1816
17. Sultan Aji Muhammad Salehuddin 1816-1845
18. Dewan Perwalian 1845-1850
19. Sultan Aji Muhammad Sulaiman 1850-1899
20. Sultan Aji Muhammad Alimuddin 1899-1910
21. Pangeran Mangku Negoro/Dewan Perwalian 1910-1920
22. Sultan Aji Muhammad Parikesit 1920-1 960
Versi Memori Kutai
1. Aji Batara Agung Dewa Sakti (Raja yang pertama turun dari langit) 1300-1325
2. Aji Batara Agung Paduka Nira 1325-1360
3. Aji Maharaja Sultan 1360-1420
4. Aji Raja Mandarsyah 1420-1475
5. Aji Pangeran Tumenggung Baya-baya 1475-1525
6. Aji Makota Mulia Islam 1525-1600
7. Aji Dilanggar 1600-1605
8. Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa 1605-1635
9. Pangeran Dipati Agung 1635-1650
10. Aji Pangeran Dipati Mojo Kasuma 1650-1686
11. Aji Ratu Agung 1686-1700
12. Aji Pangeran Dipati Tua 1700-1730
13. Aji Pangeran Dipati Anum 1730-1732
14. Aji Sultan Muhammad Idris 1732-1739
15. Aji Sultan Muhammad Muslihuddin 1739-1780
16. Aji Sultan M. Salehuddin 1780-1850
17. Aji Sultan M. Sulaiman 1850-1899
18. Aji Sultan Muhammad Alimuddin 1899-1915
19. Aji Sultan Muhammad Parikesit 1915-
Kontributor: Maliana
Baca Juga: Anggota DPR RI Soroti Masalah Listrik, Air Bersih, dan Ekonomi Nelayan di Desa Muara Pantuan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Bocoran Spesifikasi iPhone 17e yang Dikabarkan Launching Bulan Ini
-
5 Sunscreen Murah Terbaik Atasi Flek Hitam, Harga Mulai 15 Ribuan
-
Angka Perceraian di Kaltim Naik, Pertengkaran hingga Judol Jadi Penyebab
-
Lonjakan Pembelian Emas di Samarinda, Capai 7 Kilogram pada Januari
-
Pegadaian Imbau Nasabah Tetap Tenang, Likuiditas Tabungan Emas Aman dan Terjamin