SuaraKaltim.id - Kampung Teluk Semanting menjadi salah satu kampung wisata baru yang menawarkan keindahan baru dari hutan mangrove.
Kampung yang terletak di Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur ini menyajikan panorama mangrove yang rupawan.
Kawasan Berau rupanya terbilang unik karena memiliki kawasan mangrove dengan luas hampir 80.000 hektare.
Bahkan, sebagian besar kondisinya dalam keadaan baik. Oleh karena itu, Kabupaten Berau menjadi salah satu wilayah penting dalam perlindungan mangrove alami yang masih tersisa di Indonesia.
Baca Juga: Titik Panas di Kaltim Menurun Drastis, BMKG Imbau Tetap Waspada
Dikutip dari laman Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), kawasan ekowisata mangrove di Kampung Teluk Semanting ini mempunyai luas sekitar 750 hektare.
Di kampung Teluk Semanting ini, pengunjung bisa menikmati hamparan mangrove yang asri sekaligus belajar mengenai ekosistem mangrove.
Kawasan ekowisata ini juga dilengkapi jembatan titian, pusat informasi dan penjualan cenderamata hasil karya warga setempat.
Selain itu, pengunjung juga bisa melihat pemandangan dari menara pantau untuk wisata pengamatan burung.
Uniknya lagi, kampung Teluk Semanting ini dilengkapi juga dengan fasilitas camping bagi pengunjung yang ingin menginap.
Baca Juga: Deretan Cagar Alam Unik di Kalimantan Timur yang Berisi Flora dan Fauna Langka
Camping yang disediakan oleh pihak Kampung Teluk Semanting ini cukup unik karena menyediakan Glaour Camping ala staycation di masa kini.
Untuk menuju ke Kampung Teluk Semanting yang berada di daerah pesisir ini, pengunjung bisa menggunakan jalur darat dengan mobil dari Tanjung Batu sekira setengah jam.
Kemudian perjalanan dilanjutkan ke pelabuhan menuju Pulau Derawan dan pulau lain yang berada di daerah sekitarnya.
Tetapi bila Anda berkunjung dari Tanjung Reded, maka diperlukan waktu sekira 90 menit untuk mencapai Semanting.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Wow! Stadion Segiri Berubah Total Usai Direnovasi 81 Miliar, Intip Perubahannya
-
Hutan Mangrove Lestari, Ekonomi Masyarakat Adat Kaltim Kuat Berkat Beasiswa Kemitraan Baznas
-
Rocky Gerung Naik Mobil Pick Up Demi Bakar Semangat Mahasiswa untuk Aksi Indonesia Gelap
-
Ternyata IKN Juga Banjir, Bandara VVIP Terdampak, Proyek Kota Modern Dipertanyakan
-
Pupuk Kaltim Tanda Tangan Kontrak EPC: Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia Siap Dibangun
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN