SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan dalam deteksi yang dilakukan menemukan sebanyak 125 titik panas yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Sehingga, pihak terkait diimbau agar melakukan penanganan.
Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida.
"Sebanyak 125 titik panas tersebut terpantau sepanjang Senin (19/2) mulai pukul 01.00 sampai dengan 24.00 WITA," ujarnya, disadur dari ANTARA, Selasa (20/02/2024).
Informasi sebaran titik panas ini sudah disampaikan ke pihak terkait. Seperti Dinas Penyelamatan dan Pemadaman Kebakaran, Manggala Agni, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.
Jumlah titik panas sebanyak ini mengalami peningkatan ketimbang sehari sebelumnya (Ahad, 18 Februari) yang terpantau 24 titik.
Mengingat jumlah titik panas mengalami kenaikan, maka ia mengimbau semua pihak selalu waspada dan mencegah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seperti tidak melakukan pembakaran di hutan maupun di lahan.
"Kewaspadaan perlu dilakukan karena sejumlah kawasan masih mengalami cuaca panas dalam beberapa hari berturut-turut, sehingga hal ini dapat menyebabkan ranting dan daun mengering yang rawan terjadi karhutla saat terkena api maupun bara yang kecil," jelasnya.
Ia menyebutkan, sebanyak 24 titik panas yang terdeteksi pada Ahad (18/02/2024) hanya berada di satu kabupaten, yakni Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang tersebar di empat kecamatan yakni Sangatta Utara 3 titik, Bengalon 16 titik, Kaubun 1 titik, dan Kecamatan Rantau Pulung 4 titik.
Sedangkan 125 titik yang terpantau kemarin tersebar pada lima daerah yakni Kota Bontang 1 titik, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) 12 titik, Kutim 70 titik, Kutai Kartanegara (Kukar) 42 titik, dan Kabupaten Berau 1 titik.
Baca Juga: Rekor Baru! Realisasi Investasi Kaltim Tembus Rp 71,89 Triliun di 2023
Rinciannya adalah di Bontang satu titik berada pada Kecepatan Bontang Selatan, di Berau 1 titik berada pada Kecamatan Gunung Tabur.
Kabupaten Kubar yang terpantau 12 titik, tersebar pada lima kecamatan yakni Bongan 4 titik, Damai 1 titik, Dilangputi 1 titik, Jempang 1 titik, Siluq Ngurai 5 titik.
Kabupaten Kutim yang terpantau 70 titik, tersebar pada 10 Kecamatan yakni Bengalon 33 titik, Busang 1 titik, Kaubun 2 titik, Kongbeng 7 titik, Muara Ancalong 4 titik, Muara Wahau 7 titik, Rantau Pulung 9 titik, Sangatta Utara 3 titik, dan Kecamatan Telen 4 titik.
"Kabupaten Kutai Kartanegara yang terpantau 42 titik tersebar pada delapan kecamatan yakni Kembang Janggut (28), Marangkayu (4), Muara Badak (1), Muara Kaman (4), Loa Janan (1), Samboja (2), Tabang (1), dan Kecamatan Tenggarong Seberang (1) titik," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026
-
ISPA Meningkat Dampak Karhutla, Fasilitas Kesehatan di Kaltim Diminta Siaga
-
Kalimantan Dikepung Kabut Asap, BMKG Perketat Pantauan Hotspot
-
Jadi Tulang Punggung Inklusi Keuangan, BRI Sambut Baik Arahan Prabowo