SuaraKaltim.id - Menjelang Ramadhan, harga beras di Bontang terus merangkak naik. Kenaikan harga signifikan terjadi di Januari hingga Februari kemarin.
Salah satu penjual beras di depan Pasar Taman Rawa indah Hastaba mengaku, per Maret 2024 ini harga beras per kilogramnya mencapai Rp 17 ribu kualitas baik dan premium mencapai Rp 18 ribu.
Untuk per karungnya beras kualitas baik mencapai Rp 395 ribu. Sementara beras kualitas premium dijual dengan harga Rp 410 ribu.
"Minggu lalu untuk harga premium Rp 17 ribu. Dan untuk yang kualitas baik itu Rp 16 ribu. Sekarang sudah naik lagi Seribu per kilonya," ucap Hastaba, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (01/03/2024).
Ia mengaku, harga beras naik memang dari wilayah pemasok. Selain itu pasokan juga sedikit berkurang. Semisal dirinya memesan 50 ton beras, yang datang hanya berkisar 30 ton.
"Stok kirim juga yang berkurang itu faktor naiknya harga beras. Kami ini kan hanya pesan tinggal saat datang baru menyesuaikan harga," sambungnya.
Kendati harga beras semakin tinggi, namun penjualan masih dalam kategori stabil. Apalagi beras termasuk dalam bahan pokok.
"Kalau pembelian tidak berpengaruh, tetap saja. Memang pembeli mengeluh, tapi kami juga mau menjual di bawah modal kan tidak bisa," pungkasnya.
Baca Juga: Jokowi Kunjungi Bontang, Basri Rase Manfaatkan Kesempatan untuk Meloloskan Proposal Infrastruktur
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan