SuaraKaltim.id - Selama masa pemilihan umum (Pemilu) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda telah menggelontorkan dana santunan ratusan juta rupiah untuk pihak ahli waris dan juga para anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sakit.
Berdasarkan data dari KPU Kota Samarinda, tercatat ada 2 anggota KPPS yang meninggal dunia. Lalu, 70 anggota lainnya sakit dan sempat dirawat di berbagai layanan kesehatan.
Untuk anggota KPPS yang meninggal dunia diberikan nilai santunan sebesar Rp 43 juta kepada pihak ahli waris. Sedangkan, untuk anggota KPPS yang sakit dan sempat dirawat di rumah sakit diberikan santunan Rp 2 juta hingga 5 juta.
“Selama anggota KPPS yang sakit atau pun meninggal dunia itu berada dalam rentang masa tugasnya, maka sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab KPU Samarinda,” ungkap Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (03/03/2024).
Saat ini KPU Samarinda masih belum melakukan evaluasi pelaksanaan Pemilu 2024 lantaran masih fokus untuk menyelesaikan pleno penghitungan suara di tingkat kota.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas