SuaraKaltim.id - Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud menerima langsung piala penghargaan Adipura Kencana 2023 dari Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin yang didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia Siti Nurbaya Bakar di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (5/3).
Penghargaan Adipura Kencana, merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada kabupaten atau kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan itu.
Balikpapan berhasil meraih penghargaan tersebut untuk yang ke tujuh kalinya, untuk tahun ini penghargaan itu berhasil diraih secara beruntun mengingat tahun lalu Balikpapan juga berhasil meraih penghargaan serupa.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyebutkan pada Adipura Tahun 2023, KLHK telah melakukan pemantauan lapangan terhadap 259 kabupaten/kota se-Indonesia atau kira-kira 50,39 persen dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.
"Ada lima kabupaten dan kota se Indonesia sebagai penerima penghargaan Adipura Kencana ini, karena ke lima daerah tersebut telah menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang baik yang meliputi pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau," katanya.
Dikemukakannya selain Kota Balikpapan, ada empat Kabupaten dan Kota yang juga menerima penghargaan yang sama, masing-masing Kota Surabaya, Bontang, Bitung, dan Kabupaten Ciamis.
“Mereka juga melakukannya dengan cara-cara yang inovatif dan berkelanjutan,” tutur SitiNurbaya.
Selain Adipura Kencana, dalam kesempatan itu KLHK juga memberikan penghargaan Anugerah Adipura kepada 106 kabupaten/kota yang dianggap telah mampu memberikan kinerja pengelolaan lingkungan hidup perkotaan yang baik pada 2023.
"KLHK juga memberikan Sertifikat Adipura kepada 51 kabupaten/kota karena dinilai memiliki upaya atas kinerja pengelolaan sampah dari sumbernya," ucapnya.
Baca Juga: Balikpapan Gelar GPM 3 Kali Sepekan Jelang Ramadhan
Menurut Siti Nurbaya, hasil dari penganugerahan Piala Adipura tahun 2023 mengalami kemajuan signifikan dibandingkan tahun 2022 lalu, dimana terjadi peningkatan jumlah daerah yang menerima Anugerah Adipura sebesar 32,5 persen.
"Dari 80 kabupaten/kota tahun lalu menjadi 106 kabupaten/kota tahun ini. Selain itu, berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan pada Adipura tahun 2023 sebanyak 63 daerah mengalami peningkatan kinerja pengelolaan sampah dibanding tahun sebelumnya," ungkapnya.
Sementara itu Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengucapkan terima kasih atas perolehan penghargaan yang tak lepas dari peran serta masyarakat.
"Alhamdulillah di tahun ini kita berhasil mempertahankan penghargaan yang tahun lalu juga berhasil kita capai," kata Rahmad.
Ia menuturkan, Kota Balikpapan merupakan satu-satunya kota besar yang berhasil meraih penghargaan prestisius tersebut.
"Atas capaian tersebut, maka Kota Balikpapan sudah 26 kali berhasil meraih piala Adipura, diantaranya tujuh merupakan Adipura Kencana, dan lainnya merupakan Adipura Paripurna," kata Rahmad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas