SuaraKaltim.id - Aksi kekerasan pelajar di Balikpapan kembali terjadi. Dari video yang beredar terlihat seorang pelajar SMP memukuli temannya hingga terjatuh.
Bahkan, meski telah terjatuh siswa yang posturnya lebih tinggi itu terus memukuli. Aksi itu disaksikan pelajar lainnya. Kejadian tersebut diduga masih berada di sekitar lingkungan sekolah.
Dari informasi yang diterima jaringan media ini, aksi kekerasan itu diduga terjadi di SMP Negeri 13 Balikpapan. Dalam video berdurasi 36 detik, tampak pelajar menggunakan pakaian olahraga kemudian melerai.
Melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (06/03/2024), belum diketahui apa yang menjeadi penyebab, hingga terjadinya aksi kekerasan tersebut. Namun kasus kekerasan ini kabarnya terjadi pada Januari 2024 lalu.
Baca Juga: Wow! Balikpapan 25 Kali Raih Adipura, 6 Kali Adipura Kencana
Untuk diketahui sebelumnya, kasus kekerasan juga terjadi di SMP Negeri 13 Balikpapan pada 29 Februari 2024 lalu. Dari rekaman video yang beredar, aksi kekerasan bahkan terjadi di dalam kelas.
Dalam video berdurasi 2 menit 49 detik itu, terlihat seorang siswa terduduk di kursi rambutnya dijambak siswa lainnya sambil berdiri. Sementara beberapa siswa lainnya mengelilinginya.
Kemudian dalam rekaman terlihat tiba-tiba datang siswa lainnya yang langsung memukul berkali-kali di kepala. Kemudian ada yang menendang juga dari belakang.
Siswa yang menjabak itu kemudian memukuli korban berkali-kali, lalu diikuti siswa lainnya tanpa ada rasa kasihan. Korban dikeroyok tanpa bisa melawan. Bahkan baju korban ditarik, hampir terlepas.
Namun kasus tersebut, belakangan berakhir damai setelah di fasilitasi kepolisian maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Baca Juga: Balikpapan Gelar GPM 3 Kali Sepekan Jelang Ramadhan
Bahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengeluarkan instruksi mencegah terjadinya kembali aksi kekerasan di lingkungan sekolah.
Berita Terkait
-
Puan Ungkap Sempat Ada Rencana Megawati Video Call dengan Prabowo saat Lebaran, Tapi Batal karena...
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
-
Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar
-
Pihak Kim Sae-ron Kembali Rilis Video Baru Usai Bantahan Kim Soo-hyun
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN