SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang Basri Rase berencana akan memindahkan lokasi pasar basah di Pasar Taman Rawa Indah ke tempat yang baru. Lokasinya berada di relokasi pasar lama.
Hal itu ditujukan agar menertibkan selurub pedagang pasar basah. Nantinya gedung akan dibangunkan dengan skema 1 lantai. Karena konsep pasar Taman Rawa Indah saat ini belum ideal.
Karena pedagang pasar basah saat ini justru berada di lantai 2. Untuk rencananya pembangunan akan dilakukan pada 2025 mendatang.
"Jadi nanti pasar basah akan dipindahkan. Jadi diangkut masuk ke dalam pasar lama. Itu akan dibangun gedung 1 lantai juga. Kita susun perencanaan dulu," ucap Basri, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (17/03/2024).
Basri menilai bangunan pasar dengan konsep tiga lantai tidak ideal. Salah satunya kesulitas pedagang membawa barang ke lantai atas.
Belum lagi pengunjung jarang yang ingin naik ke lantai III. Persoalan ini turut memicu menjamurnya pedagang di pinggir jalan.
Soal lahan Basri klaim sudah aman. Karena pada 2023 lalu Pemkot sudah melakukan pembayaran atas gugatan Harga. Nilainya mencapai Rp 1,5 miliar.
"Sudah ada solusi. Bahwa pasar basah dipindahkan. Yang berada di pinggir jalan kita kasih masuk," sambungnya.
Disinggung soal penggunaan tempat Pasar Tamrin. Basri menilai akan dijadikan tempat perbelanjaan modern. Tapi itu semua masih akan dibahas lebih lanjut.
Baca Juga: Sering Dinas Luar Kota, Wali Kota Bontang: Harus Keluar untuk Mendapat Rezeki
"Tergantung nanti. Kan masih ada pedagang kering di sini. Jadi bisa sekalian dibuat modern agar menarik pembeli juga," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif