SuaraKaltim.id - Ratusan pengendara di Kota Balikpapan terjaring razia Operasi Keselamatan Mahakam 2024 yang berlangsung selama 14 hari terakhir ini.
Pengendara yang terjaring didominasi roda dua yang tidak mengenakan helm SNI dan melawan arus lalu lintas.
Kasatlantas Polresta Balikpapan Komisaris Ropiyani mengatakan selama operasi berlangsung ada 390 pelanggar yang ditindak dengan mayoritas pengendara roda dua.
"Pelanggaran yang paling banyak kami temukan adalah tidak menggunakan helm sesuai standar (SNI) dan melawan arus lalu lintas," ujar Ropiyani, Rabu (20/03/2024).
Baca Juga: Waspada Bencana! BPBD Balikpapan Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Selain pelanggaran, Satlantas Polresta Balikpapan juga mencatat ada dua kecelakaan lalu lintas selama Operasi Keselamatan Mahakam 2024.
Korban laka didominasi oleh usia produktif yaitu antara 15 hingga 20 tahun. Sejumlah upaya juga turut dilakukan kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Beriman, salah satunya adalah patroli.
"Patroli malam hari terus dilakukan untuk menekan angka kecelakaan," sebut Ropiyani.
Upaya pencegahan laka lantas juga dilakukan dengan menggencarkan penyuluhan ke sekolah-sekolah, khususnya SMP dan SMA. Tak cuma itu, kepolisian juga memasang spanduk imbauan keselamatan berkendara di lokasi rawan kecelakaan seperti di Jalan Sinarmas Boulevard (Grand City).
Kompol Ropiyani menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Baca Juga: 45 Rumah Hangus Terbakar di Klandasan Ulu, Pemkot Balikpapan Bantu 257 Jiwa
Kontributor : Arif Fadillah
Berita Terkait
-
Prabowo Diminta Turun Tangan! Kapolri Terancam Dievaluasi Imbas Maraknya Pelanggaran Hukum Polisi
-
Bukber Asyik di Samarinda & Balikpapan: Ini 5 Kafe serta Restoran Pilihan untuk Ramadan!
-
Bisnis Narkoba Eks Bos Persiba Balikpapan, Koleksi Mobil Mewah Catur Adi dari Mustang GT hingga Alphard Disita Polisi
-
Putri Duterte Rodrigo Murka Usai Penangkapan Ayahnya oleh ICC
-
Bareskrim: Direktur Persiba Sudah Lama Jadi Bandar Sabu Jaringan Lapas
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN