SuaraKaltim.id - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang resmi membuka posko pengaduan untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1445 Hijriah pada Selasa (26/03/2024) kemarin.
Kepala Disnaker Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, posko itu bertujuan untuk sarana pelaporan barangkali ada perusahaan yang nakal tidak membayarkan THR kepada pekerja.
Durasi pembukaan posko cukup panjang. Akan berlangsung hingga Rabu (17/04/2024) atau sepekan setelah lebaran Idul Fitri.
"Mulai hari ini kita buka posko untuk pengaduan THR," ucap Abdu Safa Muha, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (27/03/2024).
Lebih lanjut, Disnaker juga menyurati sekitar 800 perusahaan di Bontang untuk tertib membayarkan THR kepada pekerja.
Paling tidak pembayaran dilakukan hingga sepekan menuju Idul Fitri 1445 Hijriah. Skema perhitungannya pun sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami akan surati sembari berjalan. Kalau memang mau lapor nanti bisa databg ke Lantai 2 Kantor DisnakerDisnaker" pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot