SuaraKaltim.id - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pusat mengungkapkan bahwa tingkat penetrasi internet di Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai 80,63 persen di tahun 2024. Ini berarti, sebanyak 3.152.256 juta jiwa di Kaltim telah terkoneksi dengan internet.
Hal itu disampaikan Sekjen APJII Pusat, Zulfadly Syam belum lama ini. Ia mengklaim angka tersebut baik untuk Kaltim.
"Ini merupakan tingkatan penetrasi yang baik untuk Kalimantan Timur. Sebab, capaiannya sudah melebihi, yakni 80,63 persen," ujarnya, melansir dari KaltimToday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (04/04/2024).
Melalui survei dari APJII, Zulfadly juga menyoroti beberapa kasus kerentanan keamanan data, mengingat pertumbuhan internet yang sangat cepat. Beberapa kasus di antaranya penipuan online, pencurian data pribadi, perangkat terkena virus, dan kasus-kasus lainnya.
"Ini juga perlu kita soroti, karena masyarakat juga harus waspada terkait kasus-kasus yang terjadi," ucapnya.
Kemudian, ia juga menyampaikan soal peringkat teratas isu hoaks yang yang terjadi di Kalimantan Timur 2024, yaitu isu pemerintahan, politik, hingga agama. Menurutnya, masyarakat Kaltim harus bisa memerangi segala bentuk hoaks yang terjadi di media sosial.
"Harus direduksi, dikurangi berita-berita dengan sumber yang tidak jelas. Jangan sampai karena hoaks saja, masyarakat bisa terpecah belah," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal juga memberikan tips kepada seluruh masyarakat yang ada di Kaltim, agar bisa memerangi hoaks.
"Salah satu kuncinya ya kita cek sumber informasinya dulu, jangan asal share-share aja. Karena ini akan berdampak pada pembaca lainnya dalam mengonsumsi hoaks," kata Faisal.
Baca Juga: Inflasi Kaltim Tembus 3 Persen di Maret 2024, Tertinggi dalam 3 Bulan Pertama
Faisal berharap agar masyarakat Kaltim bisa selalu waspada dan memilah informasi yang ada di internet atau media sosial. Apalagi, pertumbuhan internet di Indonesia akan semakin cepat tiap tahunnya.
"Masyarakat harus bisa meningkatkan kesadarannya saat mengonsumsi berita atau informasi. Ambil positifnya, buang negatifnya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat