SuaraKaltim.id - Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyusun indikator penilaian keberhasilan pembangunan bidang perkebunan untuk pemerintah kabupaten dan kota yang akan diumumkan dalam HUT Pemprov Kaltim ke-68 pada 9 Januari 2025 nanti.
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Disbun Kaltim Andi Siddik menjelaskan, keberhasilan pembangunan bidang perkebunan diberikan kepada pemerintah kabupaten dan kota berperan aktif dan mendukung pembangunan perkebunan di wilayah masing-masing.
Andi menuturkan aspek penilaian mencakup kapasitas kelembagaan, kinerja terhadap pembangunan perkebunan, upaya pemasaran dan hilirisasi produk perkebunan dan upaya pengelolaan lingkungan dan perlindungan perkebunan.
“Kami mengajak semua pihak terkait untuk terlibat dalam pembahasan indikator itu sesuai bidang tugas masing-masing, untuk memastikan keadilan dan akurasi dalam menilai capaian pembangunan," kata Andi, melansir dari ANTARA, Selasa (23/04/2024).
Andi meminta agar penetapan indikator dan pembahasan diselesaikan tepat waktu guna kepastian kelancaran proses.
Ia juga menekankan kepada semua pihak yang terlibat untuk menyelesaikan tahapan-tahapan yang ditetapkan dengan segera agar penyampaian kepada Balitbangda Kaltim tepat waktu. Balitbangda Kaltim merupakan pihak yang bertindak sebagai koordinator penilaian.
Andi mengatakan tahapan dimulai dengan proses jemput bola pada bulan Agustus mendatang. Langkah itu bertujuan memastikan partisipasi penuh semua kabupaten/kota dalam penilaian keberhasilan pembangunan bidang perkebunan pada 2024.
Ia berharap pihak-pihak terkait di kabupaten dan kota segera menyelesaikan pengisian indikator penilaian yang dimaksud, agar tim Disbun Kaltim segera melakukan penilaian terhadap capaian pembangunan di setiap daerah.
"Panji keberhasilan pembangunan perkebunan pada 2023 diraih oleh Kabupaten Kutai Kartanegera, kemudian Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026