SuaraKaltim.id - Kecelakaan terjadi di jalan Poros Bontang-Samarinda pada Kamis (06/06/2024) siang. Kecelakaan itu melibatkan 1 unit mobil degan nomor polisi KT 1390 DT.
Setelah ditelusuri rupanya mobil tersebut diisi oleh para pegawai dari Kantor Kementerian Agama Kota Bontang. Kabar itu pun dibenarkan oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Bontang Sultani.
Kata dia kecelakaan tersebut menimpa empat pegawai. Satu di antaranya ialah Kasubbag TU Kemenag Kota Bontang Ali Mustofa.
“Benar, kami baru terima informasinya,” katanya, dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Ia mengungkapkan, kecelakaan terjadi di sekitar wilayah tanah datar. Rombongan diketahui melakukan perjalanan dinas ke Samarinda, untuk melakukan koordinasi dengan Kanwil.
Ditanya soal kronologis, dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti.
"mereka berangkat dari Bontang sekitar pukul 12.00. Para korban mengalami luka-luka. Mohon doanya, agar semua baik-baik saja,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah