SuaraKaltim.id - Mungkin karena kadung emosi, seorang ibu usia 31 tahun menganiaya anak 15 tahun di Jalan Biola Gang Manunggal Privab, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota.
Ibu yang membela anaknya itu berinisial PAW. Dia melakukan penganiayaan usai anak kandungnya dibully oleh korban.
Akibat penganiayaan itu, korban berinisial RM mengalami lebam di pelipis kiri, luka gores di leher kiri serta di bagian dada. Hal itu disampaikan Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus S.I.K.
Ia menjelaskan pelaku berhasil diamankan pada hari Senin (03/06/20240 sekitar pukul 22.00 Wita, di Jalan Biola Gang Refanta RT 33 Kelurahan Sungai Pinang Luar.
"Dari hasil interogasi, pelaku melakukan perbuatan tersebut lantaran anak pelaku sering di bully oleh korban, kemudian pelaku mendatangi korban dan sempat dorong-dorongan, lalu pelaku memukul korban," ujarnya dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (06/06/2024).
Atas kejadian tersebut,orang tua korban melapork ke Polsek Samarinda Kota dan pelaku akan dijerat dengan Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas