“Kurang tahu berapa yang kena, soalnya saya enggak bisa jalan ini, rumah saya tenggelam,” lanjutnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, saat dihubungi Kaltimtoday.co mengkonfirmasi bahwa pihaknya masih dalam tahap penanganan bencana di lapangan.
“Belum bisa kami sampaikan karena masih penanganan di sana teman-teman (BPBD PPU) jadi nanti ada laporan resminya,” bebernya.
Hingga berita ini dirilis, Kuncoro mengaku BPBD, Dinas Sosial, dan pihak terkait lainnya sedang bekerja sama untuk menangani dampak banjir di wilayah tersebut sehingga belum dapat memberikan keterangan jelas penyebab utama banjir tersebut.
Sementara itu, Lurah Sepaku, Haridsyah ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa sejumlah wilayah di Kelurahan Sepaku mengalami banjir. Namun Harid belum bisa menjelaskan lebih detail terkait musibah banjir yang terjadi. Alasannya, dia tengah memantau lokasi dan kondisi korban banjir.
"Bukan tidak mau kasih data-data ke wartawan, cuma saya lagi di lapangan ini. Nanti saya bisa kasih nomor warga, atau bisa datang langsung ke sini," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru