SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang Basri Rase menjanjikan bakal memindahkan lapak pedagang ikan, daging dan ayam dari Gedung Pasar Taman Rawa Indah ke lokasi lama di periode keduanya.
Untuk diketahui, lokasi pasar lama di Jalan KS Tubun sekitar 150 meter dari gedung baru ini akan dimanfaatkan kembali untuk lapak pedagang.
Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, nantinya ia berjanji akan memindahkan semua pedagang baik ikan, daging, ayam dan sejenisnya ke lokasi pasar lama.
Katanya, konsep pasar tradisional harus tepat sasaran. Rencananya tahun ini bangunan pasar lama akan difungsikan kembali dengan desain yang disesuaikan peruntukkan.
Menurutnya, penataan lapak pedagang basah berada di lantai 2 bangunan pasar tidak tepat. Alasannya, karena mereka membutuhkan banyak ruang untuk membongkar ikan dan mengangkut ke lapaknya.
"Saya akan pindahkan pedagang basah ke lokasi lama. Tahun ini kami buat dokumen perencanaannya. Mana bisa pedagang basah berada dilantai 2," ucap Basri Rase, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (17/07/2024).
Lebih lanjut, selain pasar basah. Di lokasi tersebut juga akan dibangun rumah potong unggas. Disinggung soal anggaran. Basri menilai angkanya akan keluar usai ada dokumen perencanaan.
Selanjutnya, untuk penataan lapak sisanya. Basri mengaku masih menggunakan bangunan megah. Hanya saja harus dikaji kembali sesuai dengan peruntukkan.
"Kalau yang lain masih tetap disitu. Hanya nanti ditata ulang saja. Yang problem ini pedagang basah. Harus segera. Doakan saja saya janji di periode ke-2 akan tuntas," pungkasnya.
Baca Juga: Waduh! Air Bersih 5 Ribu Rumah di Bontang Terhenti, Ada Apa?
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'