SuaraKaltim.id - Ingatan Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto soal sejarah DKI Jakata, diduga membuatnya merasa heras soal keharusannya dilantik di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pandangan itu disampaikan Pengamat Politik, Rocky Gerung.
Bagi Rocky Gerung, Prabowo kemungkinan berpikiri lebih memilih dilantik di hutan saja ketimbang harus dilantik di IKN yang belum selesai dibangun. Alasannya, karena hutan merupakan tempat dirinya melantik dan mencopot pasukan militer di bawah naungannya.
"Jadi ingatan sejarah pada Prabowo itu yang kadang kala secara sublim membuat dia merasa ngapain sih saya mesti dilantik di tempat yang belum selesai," ucapnya, dikutip dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Senin (29/07/2024).
"Bahkan Prabowo mungkin berpikir sekaligus saja lantik di hutan, karena Prabowo kan orang militer yang biasa melantik seseorang di hutan untuk mencopot jabatan anak buahnya di hutan," imbuhnya.
Sementara diketahui, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan dilakukan di Jakarta, bukan di IKN.
Wakil Ketua MPR sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan pelantikan tersebut akan dilakukan di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta.
"Pelantikan di Senayan," kata Muzani kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/06/2024).
Kemudian ia mengatakan, Prabowo akan hadir dalam Upacara 17 Agustus yang akan digelar di IKN, dirinya pun demikian.
"Insyaallah, Pak Prabowo (upacara) ke IKN. Ya nggak tahu (pimpinan MPR semua atau tidak ikut upacara di IKN). Kalau saya Insyaallah ke IKN," tandasnya.
Baca Juga: Air Bersih Siap Minum Bakal Mengalir di IKN Akhir Juli 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA