SuaraKaltim.id - Insentif bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) pertama yang pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) disebut tengah dilakukan perumusan ulang.
Adapun, insentif yang dilakukan perombakan atau perumusan ulang itu berkaitan engan insentif hunian atau tempat tinggal bagi para ASN.
Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas.
Lantas apa perbedaannya dengan insentif ASN yang sebelumnya?
Menurut Anas, ASN tetap akan mendapatkan Tunjangan Pionir atau yang dikenal sebagai insentif hunian.
Tetapi, Anas menjelaskan ada persepsi yang berbeda dengan konsep yang lama sehingga akan disesuaikan dengan konsep yang baru.
Dalam konsep lama, ASN direncanakan bisa menghuni apartemen tersebut secara sharing untuk pegawai di Bawah status eselon 1.
Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusung konsep baru yakni meminta sebaliknya.
Oleh karena itu, perombakan terkait insentif ASN ini akan dirumuskan ulang dengan menyesuaikan konsep baru.
Baca Juga: Akmal Malik Umumkan Pembukaan Sumbu Kebangsaan Barat di IKN untuk 17 Agustus
"Terkait dengan tunjangan ASN yang insentif untuk pindah ke IKN itu masih dirumuskan ulang. Karena ada persepsi yang berbeda dengan konsep yang lama. disesuaikan dengan konsep yang baru," kata MenPAN-RB Anas, di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta Selatan, Selasa (30/07/2024).
Anas menyebut, arahan dari Presiden Jokowi, hunian yang akan ditempati oleh para ASN di bawah eselon 1 tidak perlu dibagi.
"Arahan Presiden Jokowi yang baru tidak perlu sharing. Meskipun di bawah eselon 1, kalau dia sudah menikah, ya sudah satu kamar. Nah itu kan bagian dari insentif," ujar Anas.
Termasuk dengan bagian dari insentif lainnya, yang akan kembali dibahas ulang.
Harapannya ASN yang pindah ke sana bisa hidup tenang. ASN pun tidak perlu sering-sering pulang-pergi ke kampung halaman.
"Karena kalau sharing, nanti dengan keluarga pasti ingin pulang nih, akhir pekan, sebulan sekali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA