SuaraKaltim.id - Polda Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan keamanan di perairan Teluk Balikpapan selama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin serta, Kabinet Indonesia Maju (KIM) melakukan berbagai kegiatan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pasalnya, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kaltim aktif selalu melaksanakan kegiatan patroli dan pengamanan sejak kedatangan Presiden Jokowi, Wapres Ma’ruf Amin dan KIM.
Selama kegiatan patroli tersebut, tidak ditemukan hal-hal yang membahayakan. Termasuk, tidak ditemukan adanya tindak pidana maupun kecelakaan di perairan.
Meskipun kondisi cuaca di perairan Teluk Balikpapan dilaporkan berangin dan bergelombang, namun, kegiatan patroli dan pengamanan tetap berjalan dengan baik.
“Tim patroli berhasil melaksanakan tugas pengamanan dan pemantauan dengan baik, memastikan situasi di wilayah perairan tetap aman dan kondusif sepanjang kunjungan kerja Presiden,” demikian keterangan tertulis Polda Kaltim, disadur dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (14/08/2024).
“Hingga saat ini, situasi di lapangan dilaporkan dalam keadaan terkendali dan aman.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan