SuaraKaltim.id - Presiden terpilih Prabowo Subianto dikabarkan tak akan segera pindah berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) usai dilantik pada 20 Oktober nanti. Hal itu disampaikan Pegiat media sosial (Medsos) Rinny Budoyo.
Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa pihak yang ingin Prabowo untuk segera pindah dan berkantor di IKN usai dilantik nanti akan kecewa.
"Tapi yang lebih penting dan lebih jadi perhatian dari kabar dari Bogor ini yaitu tadi, ini tanda-tanda kalau Pak Prabowo sesungguhnya nggak bakalan segera pindah dan berkantor di IKN. Pak Jokowi dan mereka-mereka yang menginginkan Pak Prabowo untuk segera pindah dan berkantor di IKN boleh jadi bakalan kecewa," ucapnya, dikutip dari WartaEkonomi.co--Jaringan Suara.com, Senin (19/08/2024).
Sebelumnya, Prabowo menyebut, fungsi IKN sebagai kawasan ibu kota negara akan berjalan optimal. Ia bahkan menargetkan, paling cepat pembangunan IKN bisa selesai dalam 3 sampai 5 tahun mendatang.
Baca Juga: Nyoman Nuarta Tanggapi Kritik Warna Patung Garuda IKN: Proses Patina Ubah Warna Jadi Biru Toska
"Walaupun kita sadar pembangunan ibu kota itu bukan pekerjaan yang sebentar, pekerjaan yang lama dan berat, tapi saya percaya dalam 3, 4, 5 tahun fungsi daripada ibu kota ini sudah bisa berjalan," kata Prabowo di IKN, Senin (12/08/2024).
Ia pun menegaskan, akan melanjutkan pembangunan IKN yang telah dirintis Presiden Jokowi hingga selesai. Ia menganggap Jokowi sudah mengambil peran sejarah untuk Indonesia.
"Saya sudah berkali-kali sampaikan, bahwa saya bertekad untuk melanjutkan, kalau bisa menyelesaikan. Pak Jokowi saya kira sudah mengambil peran sejarah, beliau yang inisiasi, minimal saya lanjutkan, kalau bisa saya ikut yang menyelesaikan," jelasnya.
Prabowo menuturkan, pengalamannya dalam berbagai pembangunan di Indonesia bisa menjadi dasar untuk mengawal pembangunan IKN sampai selesai meskipun tidak mempunyai latar belakang terkait.
"Saya bukan orang teknik, tapi saya empiris, saya juga orang lapangan. Saya juga banyak membangun," ujarnya.
Baca Juga: Kaltim dan IKN: Sri Wahyuni Tekankan Pentingnya Peran Strategis di Nusantara Baru
Tak hanya itu, ia juga merupakan salah satu investor dalam pembangunan IKN, dan optimis mampu memenuhi harapan publik terhadap manfaat pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
"Salah satu investor saya sendiri sebagai pengusaha. Saya kira kalau kita lihat, optimis ya, dan nanti akan kelihatan betapa manfaat daripada pemindahan ini walaupun nanti tentunya banyak yang masih harus kita kerjakan," sebutnya.
Kemudian ketika disinggung apakah mau berkantor di IKN, ia menjawab seorang presiden harus berada di ibu kota. Namun tak dijelaskan apakah kantor tersebut ada di IKN atau bukan.
"Kalau ibu kota, ya Presiden ada di ibu kota," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Kapolri Bantah Isu Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan untuk Meliput di Indonesia
-
Tenteng Lady Dior Hadiri Open House di Istana, Selvi Ananda Jadi Sorotan
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Saat Elite PDIP dan Gerindra Beri Kabar Terbaru soal Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo
-
Karier dan Bisnis Najwa Shihab, Heboh Rumor Masuk Radar Kabinet Prabowo Gegara Sikap Diam
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN