SuaraKaltim.id - Komisi Pemilihan Umun (KPU) Bontang menggelar pleno terbuka untuk penetapan nomor urut bagi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada Senin (23/09/2024).
Sidang pleno itu dipimpin langsung oleh Ketua KPU Bontang Muzarroby Renfly yang didampingi 4 komisioner lainnya. Dalam pleno ini juga dihadiri keempat pasangan calon yang sudah resmi ditetapkan sebagai peserta Pilkada pada November 2024 mendatang.
Berdasarkan hasil undian, Basri Rase-Chusnul Dhihin mendapat nomor urut 1, Sutomo Jabir- Nasrullah nomor urut 2, Najirah-Aswar nomor urut 3, dan Neni Moerniaeni-Agus Haris mendapat nomor urut 4.
Hasil penetapan nomor urut nanti akan diberitaacarakan dan ditetapkan oleh KPU Bontang. Setelah ini penetapan akan diberikan salinan ke masing-masing calon serta Bawaslu Bontang.
"Berita acara ini sudah dibuat dan ditetapkan," terang Roby, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Ketua KPU Bkntang Muzarrroby Renfly mengatakan untuk teknis pencabutan nonor urut nanti sesuai absensi kehadiran.
"Paslon akan mengambil bola yang di dalamnya terdapat nomor urut," ucap Roby.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu