SuaraKaltim.id - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang akan membahas penetapan Upah Minimum Kota (UMK) 2025 besok. Pembahasan akan digelar bersama Anggota Dewan Pengupahan Kota (Depeko).
Kepala Disnaker Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, acuan pembahasan sesuai dengan anjuran Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim.
Untuk diketahui UMP Kaltim resmi mengalami menaikan 6,5 persen pada 2025 nanti. Perhitungan itu sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2024.
Dengan kenaikan ini, UMP Kaltim akan mencapai Rp 3.579.314, naik Rp 218.455 dari UMP tahun 2024 yang sebesar Rp 3.360.858.
"Kami mulai membahas penetapan UMK Bontang besok, yang terlibat ialah Depeko. Di dalamnya ada serikat pekerja, Akademisi, perwakilan perusahaan, dan pengusaha," ucap Abdu Safa Muha, dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (10/12/2024).
Proses pembahasan ditarget rampung 3 hari. Kesepakatan besaran UMP 2025 Bontang itu nantinya akan diteruskan ke Provinsi Kaltim. Sekedar informasi, pada 2024 UMK Bontang ditetapkan senilai Rp 3.589.414 atau mengalami kenaikan 4,98 persen dari tahun sebelumnya.
"Prosesnya berjenjang. Nanti usulan akan disampaikan juga ke Provinsi Kaltim," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif