SuaraKaltim.id - Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Bontang sepakat Upah Minimum Kota (UMK) 2025 naik sebesar 6,5 persen atau Rp230 ribu. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang Abdu Safa Muha, Rabu (11/12/2024).
Ia mengatakan, usulan total UMK 2025 menjadi Rp 3.780.012. Kemudian, usulan itu selanjutnya disampaikan ke Wali Kota Bontang Basri Rase.
Penghitungan nilai kenaikan UMK Bontang untuk 2025 sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025. Kesepakatan Depeko ini selanjutnya akan disampaikan ke Disnaker Provinsi Kaltim.
"Kami sepakat naik 6,5 persen. Yang tetapkan provinsi nanti," ucap Abdu Safa Muha, dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Depeko juga membahas Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK). Di antaranya, UMSK industri pupuk dan bahan senyawa nitrogen naik 5,75 persen atau Rp 217.350,73 sehingga menjadi Rp 3.997.363,39.
Kemudian UMSK pertambangan gas alam dan jasa penunjang naik 4 persen atau sebanyak Rp 190.390,11 menjadi Rp 4.950.142,87.
Lebih lanjut, Abdu Safa Muha mengaku usulan ini biasanya tidak langsung disetujui. Alasannya, karena belajar dari pengalaman 2024 lalu dimana UMK ditetapkan di bawah usulan Depeko.
Usai ditetapkan oleh Provinsi Kaltim. UMK 2025 terbaru akan resmi berlaku otomatis pada Januari.
"Kami tunggu saja. Kalaupun tidak segitu naiknya tapi kami tetap mengikuti penetapan dari Provinsi Kaltim. Belajar dari tahun lalu," sambungnya.
Baca Juga: Kenaikan 6,5 Persen, UMK 2025 PPU Akan Tembus Rp 3,94 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kronologi Pengungkapan Kasus Narkotika Jadikan Kasatnarkoba Polres Kukar Tersangka
-
Kasatnarkoba Polres Kukar Resmi Jadi Tersangka Kasus Narkoba
-
Gubernur Rudy Mas'ud Jawab Isu Pemberhentian PPPK di Tengah Efisiensi
-
Kapolda Kaltim Sebut Kasatnarkoba Kukar Diamankan Terkait Kasus Narkotika
-
Akademisi Kritik Insiden LCC Empat Pilar MPR: Stop Bikin Siswa Jadi Mesin Fotokopi