Fasilitas perlintasan satwa ini dirancang sepanjang 8,16 meter, dan akan menjadi jalur aman bagi berbagai hewan endemik Kalimantan seperti macan dahan, bekantan, beruang madu, serta orangutan.
Lokasi dibangunnya di sekitar hutan lindung Sungai Wein, area yang dikenal sebagai habitat penting bagi satwa liar.
Hal itu disampaikan Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, dalam keterangan resminya, Kamis, 23 Mei 2025.
"Jembatan ini menyambungkan antara bukit dengan bukit, untuk memudahkan perpindahan hewan-hewan yang berhabitat di hutan lindung Sungai Wein," ujar Ermy, disadur dari ANTARA, Sabtu, 24 Mei 2025.
Tidak seperti jembatan konvensional, struktur ini mengusung dua lintasan berbentuk terowongan yang ditimbun tanah.
Namun untuk mengurangi beban lingkungan, Waskita menggunakan teknologi mortar busa sebagai alternatif timbunan ringan, menggantikan penggunaan tanah secara masif.
“Waskita tidak hanya mengerjakan proyek infrastruktur, tapi juga memiliki kepedulian untuk menjaga ekosistem dan lingkungan. Perseroan menyadari, tidak hanya manusia yang membutuhkan fasilitas jalan aman dan nyaman, hewan pun membutuhkannya,” kata Ermy.
Dengan nilai proyek mencapai Rp 2,6 triliun, pelaksanaan konstruksi tol ini memiliki tantangan tersendiri.
Pasalnya, kawasan pembangunan bersinggungan langsung dengan koridor satwa liar di hutan lindung.
Baca Juga: Kalteng Siap Jadi Mitra Strategis IKN, Bukan Sekadar Penyangga
Karena itu, desain dan pengerjaan proyek harus menyesuaikan dengan kebutuhan alami hewan agar tidak terganggu aktivitas jalan tol di bawahnya.
Meski menghadapi tantangan teknis dan lingkungan, Waskita tetap optimis proyek jembatan satwa ini dapat diselesaikan sesuai target.
Proyek Tol IKN Seksi 3B Segmen KKT Kariangau–Simpang Tempadung ini dijadwalkan rampung pada Agustus 2026.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino