SuaraKaltim.id - Harga emas Antam hari ini Kamis (29/5/2025), terpantau merosot Rp21.000 per gram dari Rp1.895.000 per gram menjadi Rp1.874.000 per gram.
Diketahui, harga emas Antam pada hari sebelumnya juga turun Rp28.000 per gram.
Berdasarkan laman Logam Mulia, harga jual kembali (buyback) emas batangan pun turut turun ke angka Rp1.718.000 per gram.
Sementara transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.
PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Adapun daftar harga emas batangan Antam pada Kamis 29 Mei 2025 sebagai berikut:
- Harga emas 0,5 gram: Rp987.000
- Harga emas 1 gram: Rp1.874.000.
- Harga emas 2 gram: Rp3.688.000.
- Harga emas 3 gram: Rp5.507.000.
- Harga emas 5 gram: Rp9.145.000.
- Harga emas 10 gram: Rp18.235.000.
- Harga emas 25 gram: Rp45.462.000.
- Harga emas 50 gram: Rp90.845.000.
- Harga emas 100 gram: Rp181.612.000.
- Harga emas 250 gram: Rp453.765.000.
- Harga emas 500 gram: Rp907.320.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp1.814.600.000.
Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.
Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
Investasi emas jangan FOMO
Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengimbau masyarakat untuk berinvestasi emas bukan hanya karena ikut-ikutan atau fear of missing out (FOMO).
"Dilihat juga pengaruh fundamental yang memengaruhi harga emas. Para investor harus berhati-hati untuk menilai hal ini, jangan ikut-ikut saja," kata Damar dikutip dari Antara, beberapa waktu lalu.
Damar menggarisbawahi emas merupakan instrumen investasi yang bersifat jangka panjang, bukan untuk trading atau investasi jangka pendek.
Dalam jangka panjang, lanjut dia, emas sudah terbukti nilainya mengikuti bahkan melampaui inflasi. Harga emas juga terkerek di tengah ketidakpastian ekonomi global, geopolitik, tarif impor era Donald Trump, dan perang dagang.
"Jadi, dalam waktu dekat perlu diperhatikan pengaruh fundamentalnya. Tapi, untuk jangka panjang insya Allah emas pasti naik," sebut dia.
Berita Terkait
-
Segera Antre, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2,57 Juta/Gram
-
Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp2,58 Juta/Gram
-
Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya
-
Harga Emas Antam Terus Turun, Buyback Ikut Tertekan
-
Buruan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Dibanderol Rp2.386.000/Gram
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu