Ia juga menekankan bahwa pembangunan drainase di beberapa titik strategis seperti Jalan Juanda, Imam Bonjol, dan Suryanata masih berjalan.
Meski belum rampung, menurutnya hasil dari upaya tersebut mulai terlihat.
“Dengan situasi anomali seperti ini, kita tidak bisa serta-merta menarik kesimpulan. Apakah program penanggulangan banjir sudah efektif? Jawabannya: sudah,” tegasnya.
Andi Harun menyebut bencana banjir di Samarinda sebagai bentuk kehendak alam yang tidak sepenuhnya bisa diselesaikan dengan pendekatan teknis.
Namun, ia meyakinkan bahwa arah kebijakan penanganan banjir tetap dijalankan dengan serius.
“Kalau curah hujan normal, saya pastikan Samarinda bisa dikendalikan,” lugasnya.
Sementara itu, di tingkat provinsi, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mengusulkan pengerukan Sungai Mahakam sebagai salah satu solusi struktural untuk menanggulangi banjir.
Usulan ini menggarisbawahi bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan butuh sinergi lintas level pemerintahan.
Kontributor: Giovanni Gilbert
Baca Juga: Hotel Sekitar Big Mall Samarinda Pastikan Tak Ada Korban dalam Insiden Kebakaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI
-
BRI Tingkatkan Layanan Qlola, Satukan Beragam Kebutuhan Transaksi Bisnis dalam Satu Platform