Berikut panduannya:
- Unduh aplikasi MySAPK di Play Store atau App Store.
- Login menggunakan NIP dan kata sandi.
- Pilih menu Penggajian dan Tunjangan.
- Di menu tersebut akan ditampilkan rincian dan status pencairan gaji ke-13.
Aplikasi ini biasanya digunakan ASN aktif, namun pensiunan yang sebelumnya sudah menggunakannya masih bisa mengakses untuk pengecekan data penggajian.
Rincian Komponen Gaji Ke-13 Pensiunan ASN 2025
Besaran gaji ke-13 pensiunan ASN 2025 dihitung berdasarkan total penghasilan pada bulan Mei 2025. Komponen yang masuk ke dalam hitungan antara lain:
Gaji pokok
- Tunjangan keluarga (istri/suami dan anak)
- Tunjangan pangan
- Tunjangan jabatan atau tunjangan kinerja (jika ada)
Gaji ke-13 ini diberikan tanpa potongan iuran atau cicilan kredit pensiun, kecuali potongan pajak penghasilan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.
Proses Pencairan Otomatis oleh PT Taspen
PT Taspen memastikan bahwa proses pencairan gaji ke-13 dilakukan otomatis ke rekening masing-masing pensiunan.
Proses ini dilakukan untuk mempercepat distribusi dan menghindari antrian di kantor-kantor layanan.
Seluruh proses ini juga diawasi oleh Kementerian Keuangan guna menjamin ketepatan dan ketepatan sasaran penerima.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Buka Suara Terkait Rencana Kenaikan Gaji ASN di 2027
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
79 Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Pramono Pastikan Jakarta Aman
-
The Thursday Murder Club: Ketika Para Pensiunan Menjadi Detektif yang Tak Terduga
-
Pensiunan Tentara Angkatan Darat Ditembak Mati di Walmart, Perkara Rebutan Parkir Sama Cewek
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim