SuaraKaltim.id - Sembelit atau susah Buang Air Besar (BAB) bisa mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. Padahal, frekuensi buang air besar menjadi indikator penting bagi kesehatan sistem pencernaan dan tubuh secara keseluruhan.
Ahli gizi Maggie Michalczyk, RDN, menjelaskan bahwa rutinitas pencernaan dapat menjadi cerminan kondisi kesehatan internal seseorang.
“Buang air besar sangat penting karena kesehatan pencernaan kita menunjukkan banyak hal tentang kesehatan kita secara keseluruhan,” ujarnya, dikutip dari Antara, Jumat (20/6/2025).
Menurut Michalczyk, frekuensi buang air besar yang normal adalah antara satu hingga tiga kali sehari.
Sebaliknya, jika frekuensi ini kurang dari tiga kali dalam seminggu, kondisi tersebut sudah masuk kategori sembelit.
Hal itu bisa menyebabkan perut terasa penuh, tidak nyaman, hingga memicu komplikasi pencernaan lain jika terus dibiarkan.
Untuk mengatasi dan mencegah sembelit, kunci utamanya adalah memenuhi kebutuhan cairan dan serat harian.
“Mengonsumsi berbagai macam makanan yang mengandung serat bermanfaat bagi sistem pencernaan dan memastikan semuanya berjalan lancar,” ujar Michalczyk.
Berikut tujuh jenis makanan yang bisa dikonsumsi secara rutin untuk membantu memperlancar buang air besar dan menjaga kesehatan saluran pencernaan:
1. Kacang Hitam
Satu cangkir kacang hitam mengandung sekitar 15 gram serat, yang sangat efektif untuk mendukung pencernaan.
Selain membantu memperlancar BAB, kandungan proteinnya juga membuat kenyang lebih lama. Kacang hitam bisa diolah menjadi sup, salad, atau campuran dalam burrito sehat.
2. Yoghurt
Mengandung probiotik, yoghurt terbukti mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus.
“Bagi banyak orang, mengonsumsi probiotik setiap hari membantu meringankan sembelit dan memperlancar buang air besar,” ungkap ahli gizi Keri Gans.
Berita Terkait
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Aturan Label Gizi Baru BPOM Dikritik, FAKTA Indonesia Sebut Ada Standar Ganda
-
Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?
-
Perang Meluas, 2 Nadi Minyak Dunia Jadi Arena Terbang Rudal dan Bom Drone
-
Buntut Serangan Rudal ke Tanker Arab Saudi, Dunia Terancam Krisis BBM Lagi
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah