SuaraKaltim.id - Langkah strategis diambil Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk memperkuat infrastruktur pendukung kawasan industri.
Salah satunya melalui rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) berkapasitas 50 Megawatt (MW) di Kecamatan Penajam.
Proyek ini akan menggandeng perusahaan swasta, sebagai bagian dari upaya menciptakan daya tarik investasi yang lebih kuat.
Hal itu disampaikan Bupati PPU, Mudyat Noor ketika ditanya soal pemenuhan kebutuhan listrik di wilayah yang termasuk dalam Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa, 24 Juni 2025.
"Pemerintah kabupaten rencana bangun PLTGU kapasitas 50 MW," ujar Mudyat, dikutip dari ANTARA, di hari yang sama.
Menurut Bupati, keberadaan PLTGU akan menjadi solusi konkret untuk menopang pertumbuhan kawasan industri, yang tidak bisa lepas dari ketersediaan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, dan listrik.
"Kami hargai PLTGU itu bisa secepatnya terealisasi untuk pengembangan kawasan industri,” tambahnya.
Untuk mewujudkan proyek ini, pemerintah daerah menggandeng PT Indosino Oil & Gas yang siap menyediakan pasokan gas dari lapangan Karamba di Kelurahan Buluminung.
Perusahaan ini akan menjadi penyokong utama energi untuk PLTGU tersebut.
Baca Juga: Sebelum Pencakar Langit, IKN Tata Peta Penduduknya Dulu
"PT Indosino berkomitmen memasok gas untuk PLTGU itu,” ungkap Mudyat.
Selain PT Indosino, sejumlah perusahaan swasta lainnya juga dilibatkan dalam skema investasi dan pembangunan.
Meski belum disebutkan secara rinci siapa saja yang terlibat, pemerintah memastikan proses penjajakan kerja sama sudah berjalan.
"Sudah ada investor yang berminat bangun PLTGU itu, saat ini lagi penjajakan kerja sama,” jelasnya.
Pembangunan PLTGU ini tak hanya ditujukan untuk kawasan industri, namun juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan dasar energi masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Buluminung dan sekitarnya.
Menurut dia, pembangunan PLTGU salah satu upaya pemerintah kabupaten menjamin ketersediaan pasokan listrik untuk masyarakat dan kawasan industri di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam.
Iduladha di IKN Harus Setara: PPU Siapkan Skema Kurban Bareng Instansi
Mulai 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), akan mendorong seluruh instansi pemerintahan di wilayahnya untuk turut berkontribusi dalam pemenuhan hewan kurban, khususnya bagi masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar masjid.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penguatan semangat gotong royong dan pemerataan distribusi hewan kurban pada momen Iduladha.
"Pemerintah kabupaten instruksikan di semua instansi agar turut menumbangkan hewan kurban mulai 2026," ujar Wakil Bupati (PPU) Abdul Waris Muin, disadur dari ANTARA, Senin (23/6/2025).
Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa masing-masing instansi diharapkan setidaknya dapat menyalurkan satu ekor sapi ke masjid di wilayah yang mayoritas warganya merupakan masyarakat berpenghasilan rendah.
"Diusahakan minimal satu instansi salurkan satu ekor sapi ke masjid-masjid yang di lingkungan sekitarnya mayoritas masyarakat kurang mampu,” tambahnya.
Keterlibatan aktif seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari badan, kecamatan, kelurahan, hingga desa, menjadi kunci sukses dari inisiatif ini.
Pemkab PPU berharap, langkah ini tidak hanya memperkuat semangat berbagi tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dari tiap unit pemerintahan di wilayah yang masuk dalam sebagian Ibu Kota Nusantara (IKN) itu.
"Sehingga setiap OPD, camat, lurah dan kepala desa diinstruksikan dapat berkontribusi,” tegasnya.
Inisiatif ini lahir dari kondisi di mana distribusi hewan kurban sebelumnya dinilai belum merata.
Pemerintah pun mulai merancang skema penyaluran yang lebih selektif, dengan memperhatikan status sosial masyarakat di sekitar lokasi penyembelihan.
Adapun untuk Hari Raya Iduladha 2025, Pemkab PPU mencatat kebutuhan sebanyak 1.200 ekor hewan kurban yang telah diperiksa kesehatannya dan disertai Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Jumlah tersebut terdiri dari 1.000 ekor sapi dan 200 ekor kambing.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
3 HP Samsung Tiga Kamera, Kelas Entry Level Harga Mulai 1 Jutaan
-
5 HP Murah 2 Jutaan Punya Kamera Jernih dengan Penyimpanan Besar
-
4 Pilihan Mobil Listrik Kecil untuk Pemula, Efisien Dipakai Harian
-
4 Mobil Low MPV Bekas Murah, Bandel Temani Liburan dan Mudik!
-
Pemkab Penajam Bikin Perda Cegah Lahan Persawahan Jadi Perkebunan Sawit