SuaraKaltim.id - Keterlibatan mahasiswa dalam kasus narkotika kembali mencoreng dunia pendidikan di Samarinda. Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda berhasil membongkar jaringan kecil peredaran ganja yang melibatkan dua pemuda berstatus mahasiswa.
Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi mencurigakan di kawasan Jalan Siradj Salman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat, 27 Juni 2025, malam.
Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Bambang, menjelaskan bahwa tim segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan mendalam.
"Pria tersebut kemudian diamankan dan diketahui berinisial RF (24), warga Jl. Gerilya, Sungai Pinang Dalam, yang berstatus sebagai mahasiswa," sebutnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu, 29 Juni 2025.
Dari penggeledahan mobil yang dikendarai RF, polisi menemukan satu poket ganja seberat 9,06 gram brutto. Hasil interogasi di lokasi mengarah pada tersangka lain berinisial YA (21), yang juga tercatat sebagai mahasiswa dan tinggal di Jl. Pasundan.
"Tim segera melakukan pengembangan ke alamat tersebut dan berhasil mengamankan pelaku serta menemukan satu poket ganja tambahan seberat 1,24 gram brutto," imbuhnya.
Keduanya kini diamankan di Mapolresta Samarinda bersama sejumlah barang bukti, antara lain dua poket ganja dengan total berat 10,3 gram brutto, satu dompet kecil, satu ponsel, dan satu unit mobil.
Lebih dari sekadar penindakan, Kompol Bambang menekankan pentingnya upaya kolektif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
“Narkoba hanya akan merusak masa depan dan merugikan diri sendiri serta keluarga,” ujarnya.
Baca Juga: Stay, Play, and Create: Wajah Baru Samarinda yang Penuh Energi
Ia mengingatkan, peran orang tua, lingkungan sosial, dan lembaga pendidikan sangat krusial dalam memberikan edukasi serta pengawasan terhadap anak-anak muda yang rawan terpapar pengaruh negatif.
"Mari kita ciptakan Samarinda yang bersih dari narkoba demi masa depan generasi yang lebih sehat dan berkualitas,” tuturnya.
Liburan Sekolah, 2.000 Lebih Pengunjung Padati Museum Mulawarman
Museum Negeri Mulawarman di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), tak hanya jadi tempat menyimpan sejarah, tetapi juga menjadi salah satu destinasi favorit selama musim liburan sekolah tahun ini.
Antusiasme pengunjung mengalami lonjakan signifikan, mencerminkan meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap kekayaan budaya Kalimantan Timur (Kaltim).
Hal itu disampaikan Kepala Tata Usaha UPTD Museum Negeri Mulawarman, Sugiyono Ideal, di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu, 28 Juni 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino