5. Sereal Manis
Sereal yang dikonsumsi malam hari, terutama yang mengandung tinggi gula, bisa menyebabkan ketidakseimbangan kadar gula darah. Ini memengaruhi stabilitas tidur dan meningkatkan risiko mimpi buruk.
6. Kopi Tersembunyi
Beberapa camilan malam hari seperti es krim cokelat atau minuman ringan ternyata mengandung kafein. Kafein menstimulasi sistem saraf dan dapat menghambat tidur nyenyak, meningkatkan intensitas mimpi buruk.
7. Makanan Tinggi Lemak
Makanan cepat saji dan gorengan, yang tinggi lemak jenuh, dapat memicu gangguan pencernaan yang berdampak langsung pada kualitas tidur. Gangguan tidur inilah yang kemudian dikaitkan dengan pengalaman mimpi negatif.
Mengapa Makanan Bisa Pengaruhi Mimpi?
Menurut para peneliti, camilan tidak secara langsung menyebabkan mimpi buruk, tetapi ketidaknyamanan fisik yang ditimbulkan dapat memengaruhi tidur. Gejala seperti perut kembung dan gangguan gastrointestinal menjadi jembatan antara apa yang kita makan dan bagaimana tidur kita terganggu.
“Penelitian ini merupakan studi pertama yang menunjukkan bagaimana sensitivitas terhadap makanan tertentu dapat memengaruhi mimpi karena adanya mekanisme fisik di saluran pencernaan,” kata Tore Nielsen.
Nielsen juga menekankan pentingnya penelitian lanjutan dengan metode eksperimental.
"Kami ingin menjalankan studi di mana kami meminta orang untuk mengonsumsi produk keju dibandingkan dengan beberapa makanan kontrol sebelum tidur untuk melihat apakah ini mempengaruhi tidur atau mimpi mereka," ujarnya.
Studi ini menambah daftar panjang penelitian yang menegaskan bahwa pola makan berkaitan erat dengan kualitas tidur. Gangguan tidur kronis diketahui meningkatkan risiko gangguan mental, termasuk kecemasan dan depresi, serta berdampak pada penurunan fungsi kognitif.
Sebuah studi terpisah yang dipublikasikan di Nature Reviews Neuroscience menyebutkan bahwa tidur malam yang terganggu secara konsisten bisa meningkatkan risiko demensia pada usia lanjut. (Antara)
Berita Terkait
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Food Cycle Indonesia Ubah Surplus Pangan Jadi Bantuan untuk Warga Rentan
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Kirim Foto Makanan, Dapat Hitungan Kalori: Cara Baru Turunkan Berat Badan di Indonesia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air
-
BRI Bersama Holding Ultra Mikro Sudah Layani 33,7 Juta Nasabah Hingga Maret 2026
-
Isu Telan Dana Rp25 M, Pemprov Kaltim Ungkap Rumah Dinas Gubernur Sebelum Renovasi
-
Lampaui Target, Realisasi Investasi Kota Bontang 2025 Tembus Rp3,08 Triliun
-
Nikmati BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun untuk Atur Ulang Cicilan Rumah Agar Cash Flow Lebih Efisien