SuaraKaltim.id - Komitmen PT PP (Persero) Tbk (PTPP) terhadap inovasi dan efisiensi proyek konstruksi kembali mendapat pengakuan dunia.
Perusahaan BUMN konstruksi ini hadir sebagai pembicara dalam konferensi tahunan International Group for Lean Construction (IGLC) ke-33 yang digelar di dua kota besar Jepang—Osaka dan Kyoto, pada 2–6 Juni 2025.
Partisipasi ini menandai kiprah PTPP dalam membangun reputasi Indonesia di bidang konstruksi berkelanjutan di panggung global.
Dalam ajang ini, delegasi PTPP yang diwakili oleh Rina Asri Aisyah dan Galang Bastiono selaku Project Manager, terlibat aktif dalam seluruh sesi—mulai dari Industry Day dan Workshop Day di Osaka, yang bertepatan dengan perhelatan Expo 2025, hingga tiga hari sesi konferensi akademik di Kyoto University.
Kehadiran mereka bukan sekadar simbolis. Dua makalah ilmiah yang diajukan oleh PTPP berhasil menembus proses seleksi ketat dan dipublikasikan dalam Proceeding IGLC-33, yang dapat diakses di situs resmi IGLC.net.
Hal ini sekaligus menjadikan PTPP sebagai salah satu wakil Indonesia dalam forum ilmiah internasional yang menyoroti efisiensi dan efektivitas pelaksanaan proyek konstruksi.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa makalah pertama berjudul "Simulation of Takt Time Planning, Study Case: Housing in the New Capital City of Indonesia".
Penelitian ini mengulas penerapan strategi manajemen proyek berbasis Takt Time dalam pembangunan Rumah Susun Aparatur Sipil Negara (Rusun ASN) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Metode ini, menurut Joko, difokuskan untuk menciptakan alur kerja yang selaras demi meningkatkan efisiensi proyek di tengah tantangan logistik, ketidakpastian lapangan, dan keterbatasan sumber daya.
Baca Juga: Penajam Dapat 10 Sekolah Baru, Pemerintah Pusat Genjot Infrastruktur Pendidikan Penyangga IKN
Sementara itu, makalah kedua bertajuk "Bridging Theory and Practice: Evaluating Lean Construction with Lego Simulations". Riset ini menguji efektivitas pendekatan Lean Construction dan Last Planner System melalui 40 simulasi proyek berbasis LEGO.
Hasil analisis statistik dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel biaya menjadi faktor paling sensitif, sementara pengelolaan limbah material memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan efisiensi proyek.
Joko menambahkan, keterlibatan aktif PTPP dalam IGLC-33 juga menjadi sarana strategis untuk mengenalkan perusahaan konstruksi Indonesia kepada komunitas internasional yang concern terhadap praktik lean.
“Partisipasi ini juga mendapatkan dukungan penuh dari jajaran manajemen. Ke depan, PTPP berkomitmen terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan praktik konstruksi yang efisien dan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Joko, disadur dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Selasa, 8 Juli 2025.
Ajang IGLC-33 ini bukanlah debut bagi PTPP. Sebelumnya, perusahaan ini juga tampil pada IGLC-32 yang berlangsung di Lille, Prancis, di 2023 lalu.
Konsistensi ini mempertegas posisi PTPP sebagai pelaku industri yang tidak hanya eksekutor proyek, tapi juga kontributor aktif dalam pengembangan keilmuan dan praktik terbaik konstruksi global.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah