SuaraKaltim.id - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam mendukung digitalisasi sistem perpajakan daerah melalui kolaborasi resmi dengan PT Wahana Pembayaran Digital (Paylabs), sebuah perusahaan Payment Gateway yang telah berlisensi di Indonesia.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat sistem pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara daring dan real-time untuk seluruh masyarakat Kalimantan Timur.
Melalui integrasi sistem dengan SIMPATOR (Sistem Informasi Monitoring Pajak Kendaraan Bermotor), masyarakat kini memperoleh akses pembayaran yang lebih luas, mencakup metode QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), e-wallet seperti OVO, DANA, ShopeePay, serta Virtual Account bank termasuk Bankaltimtara. Upaya ini sekaligus memperluas jaringan layanan publik berbasis digital di sektor perpajakan kendaraan.
“Kehadiran Paylabs sebagai Payment Gateway menyiapkan layanan pembayaran dalam ekosistem SIMPATOR menggunakan Virtual Account, QRIS, e wallet dan lainnya menjadi pilihan bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Kalimantan Timur. Kerja sama ini strategis, kami yakin dan percaya akan dapat berkontribusi terhadap peningkatan pajak kendaraan dan meningkatkan ketahanan pajak Masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraan. Terima kasih untuk Paylabs,” ujar Kepala Bapenda Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Hj. Ismiati. M.Si., dalam keterangan wawancara di Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Timur, Rabu, 30 Juli 2025.
Langkah ini merupakan bagian integral dari program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), yang dicanangkan sebagai kebijakan nasional oleh Bank Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri. Tujuan dari program ini adalah menciptakan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efisien, dan akuntabel.
“Kami ingin mendorong masyarakat untuk semakin patuh dan tepat waktu dalam bayar pajak kendaraan (pajak mobil dan pajak motor). Hadirnya inovasi pembayaran pajak kendaraan melalui SIMPATOR membuat proses menjadi lebih cepat, aman, dan transparan. Ini sejalan dengan semangat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambah Dra. Hj. Ismiati. M.Si.
Adapun alur pelaksanaan pembayaran pajak kendaraan secara digital melalui SIMPATOR dirinci sebagai berikut:
- Akses situs resmi SIMPATOR: https://simpator.kaltimprov.go.id
- Masukkan data kendaraan secara lengkap dan akurat
- Pilih metode pembayaran yang tersedia: QRIS, e-wallet, atau Virtual Account
- Lakukan proses konfirmasi dan pembayaran
- Unduh e-TBPKP sebagai Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran
Kolaborasi yang diresmikan dengan kehadiran Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud, M.E., M.Si., ini diharapkan mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu, serta menurunkan tingkat tunggakan pajak kendaraan bermotor di wilayah provinsi.
Dengan kolaborasi ini, Bapenda Kaltim dan Paylabs menyampaikan komitmen untuk terus mengembangkan sistem pelayanan pembayaran pajak yang lebih inklusif, modern, dan berkelanjutan.
Baca Juga: BRI Dukung UMKM Go International Lewat Program Pelatihan Ekspor
Masyarakat diimbau untuk secara rutin memantau informasi terbaru melalui situs resmi Bapenda Kalimantan Timur dan Paylabs agar tidak tertinggal perkembangan layanan digital yang tersedia. ***
Berita Terkait
-
BRI Dukung UMKM Go International Lewat Program Pelatihan Ekspor
-
UMKM Kurma Tembus Omzet Tinggi Berkat Rumah BUMN BRI Jakarta
-
Pameran UMKM Dekranas Catat Transaksi Fantastis Rp 1,5 Miliar
-
PPU Kunci Pertumbuhan IKN, Regulasi Toko Modern Direvisi demi UMKM Lokal
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Motor Ekonomi: Semangat UMKM di Festival PKK 2025
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar