SuaraKaltim.id - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk turut mengawal keberhasilan program Sekolah Rakyat Terintegritas (SRT) meski inisiatifnya datang dari pemerintah pusat.
Hal ini ia sampaikan saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SRT 24 Kota Samarinda yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat, 15 Agustus 2025.
Dalam kesempatan itu, Andi Harun meninjau langsung fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, asrama, musala, ruang guru, kamar wali siswa, hingga sarana sanitasi.
Ia memastikan semua fasilitas yang ada telah dipersiapkan dengan baik.
“Semua fasilitas sudah siap. Bahkan, tidak berlebihan jika saya katakan sarana dan model pengelolaannya sudah sama dengan sekolah-sekolah maju di luar negeri,” ucapnya, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Minggu, 17 Agustus 2025.
Orang nomor satu di Kota Samarinda itu juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto serta tiga kementerian yang terlibat, yakni Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan Nasional, dan Kementerian Pekerjaan Umum, atas peran dalam merancang pembangunan sekolah sesuai tugas masing-masing.
“Kita berharap pembangunan fisik sekolahnya nanti dimulai dan selesai tepat waktu. Tapi yang paling penting, semua sarana melebihi ekspektasi kita,” ungkapnya.
Meski merupakan program pusat, Andi menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah.
“Nggak bisa mentang-mentang ini idenya nasional, lalu kita pangku tangan. Kalau ada yang kurang, hukumnya wajib bagi pemerintah daerah untuk memberikan dukungan agar pelaksanaan sekolah rakyat semakin baik,” tegasnya.
Baca Juga: Bendera One Piece Viral, Kapolres Samarinda: Ini Bukan Anime, Ini HUT RI!
Ia pun menyampaikan rasa syukur karena Samarinda dipercaya menjadi salah satu kota lokasi pembangunan sekolah rakyat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya