SuaraKaltim.id - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menyiapkan fasilitas rumah singgah khusus untuk penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
Langkah ini dinilai penting dalam memperkuat layanan sosial, terlebih PPU kini berperan sebagai wilayah mitra Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Pemerintah kabupaten berupaya meningkatkan penanganan dampak sosial dengan bangun rumah singgah," ujar Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) PPU, Muhtar, disadur dari ANTARA, Rabu, 3 September 2025.
Rumah singgah itu akan difungsikan sebagai tempat sementara bagi orang terlantar sekaligus ruang rehabilitasi bagi orang dengan gangguan jiwa yang nantinya bisa dipulangkan jika kondisinya membaik.
Lokasinya berada di Jalan Provinsi Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, tepat di belakang Lapas PPU.
"Tahap awal rumah singgah dibangun ukuran 9x7 meter persegi di atas lahan dua hektar, dengan standar fasilitas seperti tempat tidur, lemari, ruang kunjungan serta area pendampingan," jelas Muhtar.
Dukungan anggaran juga sudah dipastikan.
"Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sudah sediakan dana Rp 700 juta untuk bangun rumah singgah," tambahnya.
Target pembangunan rumah singgah ini ditetapkan rampung dalam waktu dua bulan dan dapat beroperasi pada 2026.
Baca Juga: Angka Stunting Turun, Kukar Jadi Contoh Daerah Penyangga IKN
Dokumen proyek pun sudah disiapkan untuk proses lelang melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Proyek Kursi Pijat Rp 125 Juta di Rumah Dinas, Gubernur Kaltim: Saya Nyetir Sendiri Ribuan Kilo
-
Sederet Kontroversi Gubernur Rudy Mas'ud hingga Akhirnya Didemo Rakyat Sendiri
-
Romy Wijayanto Jadi Dirut Bankaltimtara, Gubernur Rudy Mas'ud: Skornya Tertinggi
-
Hak Angket Tak Perlu Interpelasi, DPRD Didesak Usut Kebijakan Pemprov Kaltim
-
Tak Temui Massa saat Demo, Gubernur Rudy Mas'ud Malah Puji Unjuk Rasa lewat Video