-
Video viral klaim “Presiden Prabowo membekukan Fraksi PDI-Perjuangan” terbukti hoaks, karena kontennya berasal dari tayangan Prabowo saat menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting.
-
Tidak ada sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut, dan menurut UU No. 2/2008, pembekuan partai politik hanya bisa dilakukan oleh pengadilan negeri, bukan presiden.
-
Klaim tersebut termasuk konten palsu (fabricated content) karena memelintir video resmi kegiatan internasional menjadi isu politik dalam negeri.
SuaraKaltim.id - Sebuah video yang diunggah akun Facebook bernama “Sabrina Asyiffa” pada Minggu, 28 September 2025, menarasikan klaim bahwa “Presiden Prabowo bekukan Fraksi PDI-Perjuangan”.
Narasi itu dikaitkan dengan isu Megawati Soekarnoputri yang disebut memerintahkan walk out dari ruang sidang terkait penolakan RUU Perampasan Aset Koruptor.
Hingga Rabu, 1 Oktober 2025, unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 56.700 tanda suka dan 7.200 komentar, sehingga memicu perhatian warganet.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menelusuri tangkapan layar video tersebut menggunakan Google Lens.
Hasil pencarian mengarah pada tayangan di kanal YouTube tvOneNews berjudul “Prabowo Hadiri BRICS Leaders Virtual Meeting | Kabar Siang tvOne”.
Video itu sebenarnya menampilkan momen Presiden Prabowo menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting pada Senin, 8 September 2025, yang kemudian ditayangkan tvOne pada 9 September 2025.
Pertemuan daring tersebut membahas isu-isu global antar-pemimpin negara anggota BRICS.
Dengan demikian, tidak ada kaitannya dengan isu pembekuan Fraksi PDI-Perjuangan.
Lebih lanjut, pencarian dengan kata kunci “Prabowo bekukan PDIP” juga tidak menemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Baca Juga: CEK FAKTA: Akun TikTok pln_gratis35 Tawarkan Listrik Gratis
Fakta Hukum
Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, pembekuan sementara partai politik hanya bisa dilakukan oleh pengadilan negeri, bukan oleh presiden.
Pasal 48 ayat (1) menyebutkan bahwa partai politik dapat dibekukan jika melanggar ketentuan Pasal 40, misalnya:
- Menggunakan simbol negara atau organisasi terlarang,
- Melakukan kegiatan yang bertentangan dengan UUD 1945, atau
- Membahayakan keutuhan NKRI.
Sanksi pembekuan berlaku paling lama satu tahun, dan bila pelanggaran berulang, partai politik dapat dibubarkan melalui putusan Mahkamah Konstitusi.
Klaim bahwa “Presiden Prabowo membekukan Fraksi PDI-Perjuangan” adalah konten palsu (fabricated content).
Video yang beredar sebenarnya berasal dari kegiatan resmi Presiden Prabowo di forum BRICS, bukan terkait politik dalam negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka