-
Sebanyak 82 badan publik di Kaltim meraih predikat Informatif pada 2025, meningkat tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya.
-
Budaya transparansi semakin mengakar, tidak hanya di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga merata hingga ke desa.
-
Komisi Informasi Pusat apresiasi Kaltim sebagai contoh daerah dengan tata kelola pemerintahan terbuka dan berorientasi pada kepercayaan publik.
SuaraKaltim.id - Komitmen Kalimantan Timur (Kaltim) terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan semakin kuat.
Peningkatan itu terlihat dari hasil Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Kalimantan Timur 2025, yang menandai keberhasilan daerah ini membangun budaya keterbukaan di berbagai sektor.
Dari 375 badan publik yang mengikuti proses Monitoring dan Evaluasi (Monev) tahun ini, sebanyak 279 berhasil menuntaskan seluruh tahapan, dan 82 di antaranya meraih predikat Informatif — lonjakan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, yakni 25 pada 2023 dan 54 pada 2024.
Ketua Komisi Informasi Kaltim, Imran Duse, menyebut capaian ini menegaskan bahwa transparansi kini menjadi nilai yang melekat dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Hal itu ia sampaikan, Jumat, 3 Oktober 2025.
“Keterbukaan informasi adalah hak dasar masyarakat dan bagian tak terpisahkan dari demokrasi yang sehat,” ujar Imran, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Minggu, 5 Oktober 2025.
Menariknya, semangat keterbukaan tak hanya muncul di level provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga mulai tumbuh di tingkat desa.
Sejumlah desa bahkan menunjukkan konsistensi membangun ekosistem informasi yang terbuka, seperti Desa Tengin Baru (PPU), Desa Bhuana Jaya (Kukar), dan Desa Batuah (Kukar) yang menjadi contoh terbaik dalam tiga tahun terakhir.
Tren positif juga tampak dari penurunan jumlah sengketa informasi publik di Kaltim selama lima tahun terakhir.
Baca Juga: Modus Janji Pekerjaan, Perdagangan Orang Masih Mengintai Warga Kaltim
Hal ini menjadi bukti meningkatnya kesadaran badan publik untuk melayani masyarakat secara akuntabel.
Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro, memberikan apresiasi atas konsistensi Kaltim dalam membangun transparansi publik.
“Apa yang ditunjukkan Kalimantan Timur patut dicontoh daerah lain. Transparansi memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegas Donny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli