-
Klaim menyesatkan: Video di Facebook yang menyebut Gubernur Aceh Muzakir Manaf memutus hubungan dagang dengan Medan adalah tidak benar.
-
Faktanya: Dalam video asli dari Metro TV, Mualem tidak pernah mengucapkan hal tersebut dan justru menanggapi santai kebijakan razia pelat Aceh oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution.
-
Sumber hoaks: Ungkapan “putuskan hubungan dengan Medan” berasal dari opini warganet di media sosial, bukan pernyataan resmi Pemerintah Aceh.
SuaraKaltim.id - Sebuah video yang beredar di media sosial Facebook menarasikan bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memutus hubungan dagang dengan Kota Medan.
Video tersebut dibagikan oleh akun “Linda Wati Vlog” pada Kamis, 2 Oktober 2025, dengan narasi:
“Akhirnya PANGLIMA MUZAKIR MANAF akan membuka pelabuhan di Aceh dan memutuskan hubungan dagang dengan Medan.”
Hingga Jumat, 3 Oktober 2025, konten tersebut telah mendapat lebih dari 5.400 tanda suka dan 464 komentar.
Unggahan tersebut mengklaim bahwa Gubernur Aceh mengambil langkah politik tegas dengan memutus hubungan dagang dengan Medan serta akan membuka pelabuhan baru di Aceh sebagai bentuk respons terhadap kebijakan razia pelat Aceh di Sumatera Utara.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax.id) menelusuri tangkapan layar dari video yang dibagikan menggunakan Google Lens.
Hasil penelusuran mengarah ke video di kanal YouTube METRO TV berjudul:
“[FULL] Bobby Nasution Razia Plat Aceh, Muzakir Manaf Tanggapi Santai | Primetime News” yang tayang pada Selasa, 30 September 2025.
Dalam video aslinya, Muzakir Manaf tidak pernah menyatakan bahwa Aceh akan memutus hubungan dagang dengan Medan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Konten Manipulatif Soal Menkeu Purbaya Beredar di Facebook
Ia justru merespons santai kebijakan razia pelat kendaraan asal Aceh yang dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dan mengimbau masyarakat Aceh agar tetap tenang.
Mualem menilai tindakan Bobby justru akan merugikan dirinya sendiri, bukan masyarakat Aceh.
Menurut hasil penelusuran, pernyataan “sekarang kita putuskan hubungan dengan Medan” bukan ucapan Mualem, melainkan pendapat masyarakat yang berseliweran di media sosial sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan razia tersebut.
Tidak ada sumber resmi atau pemberitaan kredibel yang mengonfirmasi adanya keputusan Pemerintah Aceh untuk memutus hubungan dagang dengan Medan.
Klaim bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf memutus hubungan dagang dengan Medan adalah tidak benar.
Pernyataan tersebut berasal dari opini masyarakat di media sosial, bukan pernyataan resmi Gubernur Aceh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli