-
- Polresta Samarinda berhasil meredam bentrokan antar dua kelompok di Kelurahan Baqa yang diduga dipicu persaingan bisnis ilegal terkait peredaran narkoba.
- Satu pelaku dari kelompok Gang Langgar telah ditahan atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan satu korban luka bacok dan satu korban luka ringan.
- Polisi memastikan situasi telah kembali kondusif dan menggandeng tokoh masyarakat untuk mencegah konflik serupa terulang.
SuaraKaltim.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda bergerak cepat meredam konflik antar dua kelompok yang sempat memanas di kawasan Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, pada Sabtu, 11 Oktober 2025.
Bentrokan yang menimbulkan kepanikan warga itu diduga kuat berakar dari persaingan bisnis ilegal yang melibatkan jaringan pengedar narkoba.
Kapolres Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memastikan satu orang pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Sudah ditangani. Satu orang sudah ditahan. Dia dari warga Gang Langgar, diduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan satu korban mengalami luka bacok di punggung,” jelas Kapolres Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa, 14 Oktober 2025.
Selain korban luka bacok, satu orang lainnya mengalami luka ringan di bagian jari tengah.
Polisi kini masih menelusuri lebih jauh motif di balik pertikaian dua kelompok tersebut.
“Masih kami dalami. Kuat dugaan mereka ini pengedar narkoba. Ada persaingan di antara dua kelompok ini. Mereka saling mencari tahu aktivitas satu sama lain, kemudian terjadi salah paham dan bentrok,” ujarnya.
Dugaan polisi mengarah pada dua kelompok yang dikenal warga sebagai kelompok Padelo dan Gang Langgar.
Meski begitu, aparat memastikan kondisi di lapangan kini telah kembali kondusif berkat kerja sama dengan tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga: Air Mata Sulastri Jadi Penengah, Bentrokan Mahasiswa dan Aparat di DPRD Kaltim Batal Pecah
“Alhamdulillah situasi sudah aman. Tokoh-tokoh masyarakat di sana sudah kami imbau agar duduk bersama menjaga kondusifitas. Jangan sampai kejadian seperti Sabtu kemarin terulang,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur