-
- Video viral berjudul “Detik-detik Ngeri Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny” yang diunggah akun @AlwiHusin di X bukan rekaman asli, melainkan hasil buatan menggunakan teknologi AI.
- Pemeriksaan TurnBackHoax.id menemukan video identik di TikTok dengan tanda air “PixVerse.ai” serta tagar #AI dan #ilustrasi, menandakan konten tersebut hanyalah visual buatan.
- Versi video yang beredar di X telah diubah tanpa tanda air dan keterangan AI, sehingga menyesatkan publik; faktanya, video itu tidak berasal dari peristiwa nyata di Sidoarjo.
SuaraKaltim.id - Sebuah akun X (Twitter) bernama “A-Husin …..(reborn)” (@AlwiHusin) pada Rabu, 30 September 2025, mengunggah video dengan narasi “Detik-detik Ngeri Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny.”
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa bangunan empat lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), ambruk dan menewaskan sejumlah santri serta menjebak puluhan lainnya di bawah reruntuhan.
Unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 81 ribu kali, mendapat 20 komentar, 27 kali dibagikan ulang, dan 161 tanda suka.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta melakukan pemeriksaan video yang disebarkan bukanlah rekaman asli peristiwa robohnya mushala Ponpes Al Khoziny, melainkan hasil buatan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Tim pemeriksa fakta juga menggunakan Google Lens untuk melacak gambar pratinjau (thumbnail) video tersebut dan menemukan unggahan serupa di berbagai platform media sosial.
Salah satu video identik ditemukan di TikTok melalui akun “Refusestoage” (@mr.8ud).
Dalam unggahan di TikTok itu, video memuat tangkapan layar artikel dari Liputan6 berjudul “Detik-Detik Bangunan Empat Lantai di Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk Saat Santri Salat Ashar Berjemaah”, namun foto artikel telah diganti dengan video bertanda air “PixVerse.ai” — yaitu platform pembuat video berbasis AI (Artificial Intelligence).
Unggahan asli di TikTok juga menyertakan tagar #ilustrasi dan #AI sebagai penanda bahwa video tersebut hanyalah visual buatan, bukan dokumentasi nyata.
Sementara itu, versi video yang beredar di X dan berasal dari SnackVideo tidak menampilkan tanda air “PixVerse.ai” serta tidak mencantumkan keterangan bahwa video tersebut dibuat dengan teknologi AI.
Baca Juga: CEK FAKTA: Infeksi Cacing Bukan Karena Mi Instan, Ini Penjelasan Dokter
Hal inilah yang membuat unggahan tersebut menyesatkan publik seolah-olah merupakan rekaman asli dari lokasi kejadian.
Pencarian menggunakan kata kunci “pondok pesantren al khoziny” di Google Videos tidak menemukan video serupa dari sumber media kredibel.
Namun, hasil pencarian Google News menunjukkan adanya pemberitaan valid dari sejumlah media terkait insiden robohnya bangunan mushala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo.
Klaim video “Detik-detik Ngeri Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny” adalah PALSU.
Faktanya, video tersebut dibuat menggunakan PixVerse.ai, sebuah platform pembuat video berbasis kecerdasan buatan (AI), dan bukan merupakan dokumentasi nyata dari kejadian di Sidoarjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur