-
Warga sekitar proyek terowongan Jalan Kakap di Samarinda mengeluhkan getaran keras dari alat berat, terutama pada malam hari, yang menyebabkan rumah retak dan lantai bergelombang.
-
Warga menilai kontraktor kurang memperhatikan keselamatan lingkungan dan tidak berkoordinasi dengan masyarakat, bahkan ada laporan pekerja bersikap tidak sopan saat diminta menghentikan aktivitas.
-
Masyarakat menuntut jaminan keselamatan dan kompensasi atas kerusakan rumah, serta meminta pemerintah kota turun tangan memeriksa kondisi tanah dan memastikan proyek berjalan dengan lebih manusiawi.
Pembangunan terowongan yang ditujukan untuk memperlancar arus lalu lintas kini dihadapkan pada persoalan sosial di lapangan.
Warga berharap proyek tetap berjalan, namun dengan memperhatikan prinsip keselamatan dan keadilan bagi masyarakat terdampak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 10 Maret 2026
-
Anggota DPRD Kaltim Bingung Ditanya Media, Kapasitas Public Speaking Jadi Omongan
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Senin 9 Maret 2026
-
Kredit Tumbuh dan Likuiditas Kuat, Perbanas Ingatkan Pentingnya Strategi Mitigasi Risiko
-
5 Rekomendasi Mobil Kecil Bekas 50 Jutaan, Gesit dan Irit untuk Mudik