-
Dinkes Samarinda memperingatkan bahaya fotokeratitis, yaitu peradangan pada kornea mata akibat paparan sinar ultraviolet (UV) berlebihan yang bisa menyebabkan nyeri, kemerahan, hingga gangguan penglihatan sementara.
-
dr. Ismed Kusasih menjelaskan, tubuh manusia hanya mampu beradaptasi pada suhu sekitar 37°C, sehingga cuaca ekstrem di atas batas itu dapat merusak organ vital termasuk mata.
-
Masyarakat diimbau melindungi diri dari sinar UV dengan kacamata hitam berpelindung UV, topi lebar, pakaian longgar, serta menjaga hidrasi dan asupan gizi untuk mencegah kerusakan mata akibat cuaca panas.
“Pakaian yang longgar dan tidak menyerap panas itu penting. Selain itu, makanan dan vitamin juga diperlukan untuk memperkuat imunitas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ismed menegaskan bahwa sinar ultraviolet adalah penyebab utama fotokeratitis, dan paparan jangka panjangnya bisa meningkatkan risiko penyakit mata yang lebih serius.
“Yang jelas, istilah dalam ilmu kedokteran itu fotokeratitis, atau mata terbakar matahari. Paparan jangka panjangnya bisa meningkatkan risiko penyakit yang lebih serius,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim