- Deretan mobil 3 baris ini menawarkan suspensi empuk.
- Dengan budget 50 jutaan, mobil ini nyaman dan fungsional.
- Mobil keluarga inipun siap diajak berpetualang tanpa khawatir.
SuaraKaltim.id - Setiap keluarga pasti menginginkan mobil yang nyaman sekaligus fungsional untuk operasional harian. Namun, apa jadinya jika dana untuk membeli terbatas?
Pasar mobil bekas menyediakan unit dengan harga 50 jutaan yang sesuai spesifikasi. Mobil-mobil yang dirancang dengan filosofi berbeda, di mana kenyamanan dan ketangguhan adalah segalanya.
Mobil-mobil pilihan keluarga inipun memiliki suspense lumayan empuk untuk membawa banyak penumpang. Ditambah lagi, menawarkan efisiensi bahan bakar.
Berikut 5 rekomendasi mobil bekas 3 baris terbaik dengan reputasi suspensi paling empuk.
1. Honda Mobilio
Honda Mobilio dibekali mesin 1.5L i-VTEC yang menawarkan performa yang responsif sekaligus irit bahan bakar. Jika menginginkan mobil keluarga sporty, maka mobil ini menjadi pilihannya.
Interior mobil 50 jutaan ini cukup luas dengan konfigurasi kursi fleksibel memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang. Fitur keamanannya juga cukup lengkap, seperti rem ABS dan dual airbag.
2. Nissan Grand Livina
Nissan Grand Livina yang dikenal sebagai mobil keluarga irit dan nyaman.Tersedia dalam dua varian mesin, yani mesin 1.5L dan 1.8L.
Mobil bekas 50 jutaan tersebut dikenal sangat nyaman untuk dipakai perjalanan jauh mengingat suspensinya yang empuk.
3. Suzuki Ertiga
Ertiga menawarkan dimensi yang compact dengan tetap menyediakan ruang kabin yang lapang. Ini menjadikannya sebagai pilihan ideal untuk kebutuhan mobil keluarga 7 seater.
Ertiga termasuk mobil MPV paling irit. Kabinnya yang dirancang untuk tujuh penumpang dengan tiga baris kursi memberikan kenyamanan maksimal.
4. Toyota Avanza
Dari segi mesin pun tidak terlalu jauh dengan sang saudara kembar, Daihatsu Xenia dan cukup irit untuk mobil berkapasitas 7 penumpang ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas