- Suzuki resmi meluncurkan mobil listrik pertamanya di Indonesia.
- Bernama Suzuki eVitara, mobil ini menggunakan platform Heartect-e.
- Berbagai fitur modern turut disematkan pada mobil eVitara ini.
SuaraKaltim.id - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) global pertamanya bernama eVitara.
Launching mobil listrik pertama Suzuki itu dilakukan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Untuk baterai 49 kWh, motor listriknya ditempatkan pada roda depan dan dapat menghasilkan tenaga sebesar 144 TK serta torsi 189 Nm. Sedangkan baterai 61 kWh, tersedia dalam dua versi, FWD dan AWD.
"Jika berdasarkan pengujian berbasis WLTP Suzuki eVitara dapat menempuh 428 kilometer," ujar Deputy Managing Director PT SIS Donny Saputra.
Suzuki eVitara dijual dengan harga Rp755 juta untuk varian single tone, dan Rp758 juta untuk pilihan warna two-tone.
Mobil listrik ini sempat dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tahun lalu, sebelum resmi diluncurkan hari ini.
Berdasarkan spesifikasi global, eVitara memiliki panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.635 mm, jarak sumbu roda 2.700 mm, dan jarak terendah ke tanah (ground clearance) 180 mm.
Mobil Suzuki tersebut dibangun menggunakan platform Heartect-e, yang menggabungkan fitur keselamatan canggih, termasuk perlindungan tegangan tinggi.
Platform tersebut juga diklaim bisa memaksimalkan ruang baterai dan mengoptimalkan kemampuan listrik kendaraan.
Berbagai fitur modern juga ikut disematkan pada eVitara, termasuk perangkat keselamatan ADAS Level 2, airbag, serta mode pilihan berkendara yang bisa disesuaikan.
IIMS 2026 kembali diselenggarakan pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan skala yang lebih besar, peserta yang semakin beragam, serta program yang lebih luas dan relevan dengan pengembangan industri maupun gaya hidup masyarakat.
Pameran IIMS tahun ini ditargetkan untuk mencapai total transaksi sebesar Rp8 triliun dan jumlah pengunjung sekitar 570 ribu orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas