- Pemprov Kaltim mematangkan lelang pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda.
- Hal tersebut menyusul menjelang berakhirnya masa kerja sama skema bangun guna serah.
- Saat ini tengah disusun sistem agar menguntungkan bagi pendapatan asli daerah (PAD).
SuaraKaltim.id - Pemprov Kalimantan Timur mematangkan mekanisme lelang pengelolaan Mal Lembuswana di Samarinda menjelang berakhirnya masa kerja sama dengan skema bangun guna serah (BGS/BOT) selama 30 tahun pada 26 Juli 2026.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menegaskan pemerintah tidak akan sekadar melanjutkan pola kerja sama lama.
"Saat ini, Mal Lembuswana dikelola oleh PT Cipta Sumena Indah Satresna (CSIS) di atas lahan milik Pemprov Kaltim. Begitu kontrak berakhir, seluruh aset bangunan dan lahan akan kembali sepenuhnya ke tangan pemerintah daerah," jelasnya, Jumat (27/3/2026).
Pemprov Kaltim berencana melibatkan perusahaan daerah (perusda) untuk menyusun konsep kemitraan baru yang lebih menguntungkan bagi pendapatan asli daerah (PAD).
"Kami akan meminta perusda mengatur konsep kerja samanya agar kontribusi terhadap pendapatan daerah bisa lebih maksimal," ujar Seno.
Guna mendapatkan mitra terbaik, Pemprov Kaltim akan membuka proses seleksi secara transparan melalui tender.
Seno pun menjamin seluruh calon mitra, baik swasta maupun investor, memiliki kesempatan yang sama.
"Pastinya, melalui proses tender. Siapa pun boleh ikut, sepanjang memberikan penawaran terbaik dan paling menguntungkan bagi Kalimantan Timur," tegasnya.
Selain aspek administratif, pemerintah tengah melakukan evaluasi menyeluruh terkait relevansi konsep Mal Lembuswana dengan tren pasar ritel saat ini.
Kajian tersebut mencakup potensi pasar hingga peluang pengembangan fungsi baru untuk meningkatkan daya tarik pengunjung
Meski demikian, Seno menyebut keputusan final masih dalam tahap pembahasan internal tim lintas instansi.
"Rencana ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk sektor UKM. Kami ingin Mal Lembuswana tetap menjadi pusat ekonomi yang produktif dan kompetitif di Samarinda," jelas Seno. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya