- Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud kembali menuai perhatian setelah polemik mobil dinas.
- Kali ini Rudy Mas'ud disorot perihal anggaran rumah jabatan yang menelan Rp25 miliar.
- Gubernur lantas memberikan tanggapan soal anggaran di lingkungan kantornya.
SuaraKaltim.id - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud kembali menyita perhatian terkait anggaran rumah jabatan bersama wakilnya yang menelan Rp25 miliar.
Sebelumnya, Gubernur Rudy Mas'ud menuai sorotan perihal mobil dinasnya senilai Rp8,5 miliar. Pengadaan kendaraan dinas itu menjadi polemik lantaran terjadi di tengah efisiensi pemerintah.
Meski belakangan dibatalkan, kini sang Gubernur disorot terkait alokasi anggaran penunjang fasilitas kerja dan renovasi rumah jabatan yang mencapai total Rp25 miliar.
Rudi Mas'ud memberikan tanggapan soal anggaran yang mencakup berbagai keperluan penunjang kenyamanan di lingkungan kantor gubernur.
Ia menjelaskan, kondisi rumah jabatan saat ini memang memerlukan banyak perbaikan karena sudah lama tidak difungsikan.
"Pertama perlu saya sampaikan bahwa rumah jabatan ini sudah puluhan tahun tidak ditempati. Tentu banyak hal yang harus dibenahi," ujar Rudy Mas'ud dalam keterangan, Senin (6/4/2026).
Menurut Rudi Mas'ud, hal inilah yang mendasari munculnya usulan anggaran renovasi tersebut.
Berdasarkan data Inaproc Kaltim, alokasi tersebut terbagi ke dalam beberapa poin utama, di antaranya rehabilitasi ruang kantor Gubernur senilai Rp6 miliar dan renovasi rumah jabatan Gubernur sebesar Rp3 miliar.
Selain itu, terdapat anggaran Rp1,2 miliar untuk rehabilitasi ruang kerja Wakil Gubernur serta belanja mebel yang mencapai hampir Rp1 miliar.
Melansir Kaltimtoday.co--jaringan Suara.com, Gubernur Kaltim menegaskan bahwa seluruh tahapan penganggaran telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan mekanisme yang berlaku.
Proses tersebut melibatkan pembahasan di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) hingga tingkat legislatif.
Rudy Mas'ud menyatakab anggaran tersebut telah dibahas bersama DPRD dan mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia menjamin bahwa penggunaan dana publik ini dilakukan secara terbuka.
"Intinya semuanya transparan, akuntabel, dan bisa dipertanggungjawabkan. Untuk teknisnya nanti bisa ditanyakan langsung kepada tim TAPD," tegasnya.
Diketahui, sebelumnya Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menuai perhatian publik karena pengadaan mobil dinas mewah Range Rover senilai Rp8,5 miliar.
Belakangan, kendaraan dinas tersebut dibatalkan dengan pengembalian ke pihal vendor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei