- Ketua MUI Kaltim menyampaikan pesan khusus terkait aksi massa 21 April.
- Dia berharap aparat bisa bersikap sangat persuasif dalam mengamankan unjuk rasa.
- Ia berdoa semoga demo, dapat berjalan bagus, tertib, dan massa tidak anarkis.
SuaraKaltim.id - Ketua MUI Kalimantan Timur (Kaltim), KH Muhammad Rasyid menitipkan pesan khusus kepada aparat yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa pada Selasa 21 April 2026.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Salat Istighosah Berjamaah yang dipusatkan di Masjid Nurul Mu'minin Samarinda, Senin (20/4/2026) malam.
"Saya sangat berharap pihak keamanan bisa bersikap sangat persuasif sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Saya yakin kita juga semakin dewasa dalam berdemokrasi. Insya Allah aman, dan itu pasti harapan kita semua," kata KH Rasyid.
Ketua MUI Kaltim menjelaskan bahwa ibadah bersama ini dilakukan sebagai upaya spiritual memohon keamanan dan ketertiban wilayah Kaltim.
"Malam ini kita melaksanakan salat berjamaah Maghrib lanjut dengan istighosah. Pada dasarnya kita berdoa mudah-mudahan apa yang dilakukan, dalam rangka adanya kelompok masyarakat yang demo, dapat berjalan bagus, tertib, dan tidak anarkis," ujar Kiai Rasyid usai kegiatan.
Lebih lanjut, dirinya menekankan pentingnya komunikasi dua arah yang harmonis dalam penyampaian aspirasi tersebut.
Kiai Rasyid berharap ada dialog yang konstruktif antara pihak pendemo dengan pihak yang dituju agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
Diketahui, Pemprov Kaltim menggelar Salat Istighosah Berjamaah di Masjid Nurul Mu'minin Samarinda, pada Senin (20/4/2026) malam.
Agenda yang dimulai pukul 18.00 WITA ini dihadiri oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud bersama seluruh jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim.
Kegiatan diawali dengan salat Maghrib berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan lantunan doa shalat istighosah.
Suasana di Masjid Nurul Mu'minin terpantau khidmat. Agenda ini menjadi simbol sinergi antara kesiapan birokrasi dan dukungan doa dalam menjaga kondusivitas daerah di tengah dinamika demokrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026