- Romy Wijayanto resmi menjabat Direktur Utama Bankaltimtara periode 2026-2030.
- Penunjukkan Romy berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026.
- Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud menyebut keputusan itu diambil secara aklamasi.
SuaraKaltim.id - Romy Wijayanto ditetapkan sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara).
Romy resmi memulai babak baru kepemimpinan periode 2026-2030 melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Pusat Bankaltimtara.
Hadir dalam RUPS tersebut Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, para bupati dan wali kota se-Kaltim dan Kaltara, serta jajaran komisaris dan direksi Bankaltimtara.
Romy Wijayanto merupakan sosok yang tak asing dan disegani di industri perbankan nasional. Dia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan Bank DKI, terpilih menggantikan Muhammad Yamin.
Melansir Antara, Romy merupakan alumnus Hubungan Internasional Universitas Jember yang memiliki segudang prestasi, di antaranya: Indonesia Best CFO Awards (2024 & 2025) dari Warta Ekonomi.
Ia meraih The Best CFO dari The Finance atas keberhasilan implementasi Transformasi 5.0.10 Most Popular CFO 2023. Penghargaan tersebut menunjukkan reputasi kuatnya di mata pelaku industri.
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut diambil secara aklamasi oleh 16 pemegang saham dari wilayah Kaltim dan Kaltara.
Rudy menegaskan bahwa aspek kompetensi menjadi indikator utama dalam seleksi ketat yang dimulai sejak September 2025 tersebut.
"Keputusan diambil secara aklamasi berdasarkan penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pak Romy meraih skor tertinggi. Selain itu, lembaga independen lain seperti KLN dan LIPI juga memberikan penilaian serupa," ujar Gubernur.
Rudy menganalogikan kepemimpinan yang ia cari sebagai perpaduan antara kecakapan dan semangat kerja.
"Kami menuntut kinerja yang lahir dari kompetensi dikalikan dengan energi," tegasnya.
Proses suksesi ini melewati tahapan panjang. Dari berbagai pendaftar yang masuk sejak penjaringan dibuka oleh Panitia Seleksi (Pansel) pada 26 September 2025.
Hanya dua nama yang berhasil menembus tahap final fit and proper test di OJK yakni Romy Wijayanto (Eks Direktur Keuangan Bank DKI) dan Amri Mauraga (Eks Direktur Utama Bank Sulselbar).
Dengan rekam jejak membawa Bank DKI melakukan transformasi digital dan keuangan yang signifikan, Romy akhirnya dipercaya para pemegang saham untuk memimpin bank plat merah kebanggaan masyarakat Kaltim-Kaltara ini.
Harapan besar diletakkan di pundak Romy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut