- Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas'ud melarang keterlibatan keluarga dalam posisi strategis pemerintahan daerah mulai 28 April 2026.
- Kebijakan ini diambil sebagai langkah transparansi menyusul kritik publik terhadap penunjukan anggota keluarga dalam peran struktural pemerintah.
- Rudi Mas'ud juga menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan sebelumnya yang dianggap menimbulkan multitafsir terkait pimpinan di tingkat nasional.
SuaraKaltim.id - Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud mengambil kebijakan dengan meniadakan keterlibatan keluarga dalam posisi strategis di lingkungan Pemprov Kaltim.
Keputusan itu diumumkan di tengah sorotan publik terhadap polemik renovasi rumah jabatan hingga penunjukan anggota keluarga dalam peran struktural yang memicu pertanyaan besar.
"Mulai esok, kami meniadakan keterlibatan keluarga dalam peran struktural yang berhubungan langsung dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur," katanya dilihat dari unggahan video di akun Instagram @h.rudymasud, Senin, 27 April 2026.
"Termasuk (posisi) wakil ketua tim ahli gubernur untuk percepatan pembangunan," sambungnya.
Rudi mengaku seluruh kebijakan ke depan akan diarahkan pada peningkatan transparansi dan akuntabilitas.
"Kami juga akan membuka ruang transparansi yang lebih luas agar setiap kebijakan bisa dipahami dan diawasi bersama," ujarnya.
"Masukan dan kritik yang disampaikan masyarakat saya terima sebagai bentuk kepedulian dan cinta terhadap Kalimantan Timur," lanjutnya.
Rudi juga memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang sempat membawa-bawa pimpinan di tingkat nasional hingga memicu beragam penafsiran di masyarakat.
Ia menyampaikan permohonan maaf atas dan mengaku tidak ada maksud untuk membandingkan pihak mana pun.
"Terkait pernyataan saya sebelumnya yang dikaitkan dengan pimpinan di tingkat nasional dan menimbulkan penafsiran yang kurang tepat, saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya," cetusnya.
"Saya menegaskan tidak ada maksud sedikitpun untuk membawa atau membandingkan pihak manapun dalam konteks yang tidak semestinya," katanya.
Ke depan dirinya akan lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan kepada publik.
"Ke depan saya akan lebih berhati-hati dalam bertutur kata agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru. Saya berkomitmen untuk bekerja lebih teliti, lebih peka, apa yang menjadi prioritas bagi masyarakat Kalimantan Timur," katanya.
Berita Terkait
-
Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan
-
Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Suasana Cair! Kaesang Guyon soal Foto Jokowi Rakorwil PSI Kaltim
-
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini