Eko Faizin
Selasa, 28 April 2026 | 09:34 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud-Seno Aji. [kaltimtoday.co]
Baca 10 detik
  • Gubernur Kaltim bakal menanggung pribadi pembelian perabot rumah dinas.
  • Barang-barang mewah tersebut meliputi kursi pijat serta akuarium air laut.
  • Keputusannya itu diambil setelah adanya gelombang protes dari masyarakat.

SuaraKaltim.id - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud memutuskan menanggung secara pribadi seluruh biaya pembelian perabotan mewah di rumah dinas usai diprotes dari masyarakat luas.

Gubernur Rudy Kaltim Mas'ud mengaku, keputusannya itu sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab terhadap pengadaan barang di luar fungsi kedinasan.

"Sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab, seluruh item renovasi yang di luar fungsi kedinasan seperti kursi pijat serta akuarium air laut, saya tanggung secara pribadi," katanya dikutip dari Antara, Senin (27/4/2026).

Rudy Mas'ud mengakui bahwa meskipun perencanaan proyek renovasi senilai Rp25 miliar sudah disusun sejak sebelum dirinya menjabat, beban tanggung jawab moral tetaplah berada di pundaknya sebagai kepala daerah saat ini.

Sebagai wujud transparansi anggaran ke depan, ia menegaskan seluruh perincian item proyek perbaikan fasilitas di kediaman dinas tersebut akan segera dievaluasi dan diaudit ulang secara terbuka agar tidak membebani uang negara.

"Peruntukan anggaran fasilitas bagi pimpinan daerah pada masa mendatang dirancang jauh lebih sederhana agar sepenuhnya dapat berpihak pada kebutuhan mendesak masyarakat," katanya.

Selain menyoroti masalah infrastruktur, Rudy turut memberhentikan anggota keluarganya dari jabatan struktural di Pemprov setempat termasuk posisi Hijrah Mas'ud sebagai Wakil Ketua Tim Ahli Gubernur Kaltim untuk Percepatan Pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di Kaltim tersebut juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas pernyataan kontroversialnya baru-baru ini yang sempat dikaitkan dengan pimpinan nasional hingga memicu salah tafsir.

Gubernur Rudy berjanji untuk lebih berhati-hati dalam bertutur kata, bekerja lebih teliti, serta terus meningkatkan kepekaan sosial dalam memprioritaskan kesejahteraan warga provinsi ujung timur pulau Kalimantan tersebut.

Load More